FOCUS: Congratulation

"Congratulation. Congratulation," ucap Andri Hadi menirukan ucapan para kepala negara yang bertemu dengan Jokowi

FOCUS: Congratulation
tribunjateng/bram
Sujarwo atau Pak Jarwo wartawan Tribun Jateng 

Congratulation

oleh Sujarwo

Kamis, 27 Juni 2019, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutus perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Dalam putusannya, MK menolak seluruh dalil permohonan yang diajukan oleh tim hukum Prabowo-Sandiaga. Ini berarti pasangan presiden Ir Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin memenangkan pemilihan presiden masa jabatan 2019-2024. Keputusan MK memperkuat perkuat kemenangan pasangan tersebut.

Ucapan selamat kepada Jokowi-Ma’ruf pun terus mengalir. Seperti dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20), jadi ajang ucapan selamat untuk Presiden Jokowi. Sejumlah kepala negara G20 mengucapkan selamat secara langsung kepada Jokowi.

Kepala Protokol Negara Andri Hadi, yang ikut mendampingi Jokowi selama di kegiatan KTT G20, mengatakan hampir semua kepala negara ataupun kepala pemerintahan yang menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi saat bertemu di arena KTT G20 di gedung INTEX Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019).

"Congratulation. Congratulation," ucap Andri Hadi menirukan ucapan para kepala negara yang bertemu dengan Jokowi.

Sementara di tempat lain, pada hari yang sama, yaitu di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto secara resmi membubarkan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang mendukungnya pada Pilpres 2019. Pembubaran itu setelah berlangsung rapat internal bersama lima sekjen parpol dan sejumlah petinggi partai lainnya.

"Sebagai sebuah koalisi yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden di dalam Pemilihan Umum Presiden 17 April yang lalu, tugas Koalisi Adil dan Makmur dianggap selesai," ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat memberikan keterangan pers.

"Oleh karena itu sejak hari ini beliau (Prabowo) menyampaikan ucapan terima kasih dan Koalisi Adil Makmur selesai," ucapnya. Muzani menuturkan, dalam rapat tersebut Prabowo mengembalikan mandat dukungan sebagai pasangan capres-cawapres ke masing-masing partai politik.

Rapat antara Prabowo dan lima sekjen parpol itu, demikian diberitakan sejumlah media online, berlangsung sejak 14.30 hingga menjelang magrib. Selain Muzani, hadir dalam rapat tersebut Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. Hadir pula sejumlah petinggi partai politik lainnya seperti Fadli Zon, Fuad Bawazier, Titiek Soeharto dan Maher Algadri.

Dengan demikian, pertanda redakah ‘hiruk pikuk’ politik di negeri ini. Rasanya belum. Paling tidak sejak awal Juni lalu, sebelum putusan MK tentang sengketa pilpres, berbagai spekulasi politik bermunculan. Ada kesan negeri ini teracam pecah, terbagi dua kubu Jokowi dan Prabowo. Muncullah wacana rekonsiliasi agar kekhawatiran itu tak terjadi.

Jokowi sendiri, setelah putusan MK, dikabarkan tetap memprioritaskan rekonsiliasi. Paling tidak ini diungkapkan Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, Jumat (28/6). Hasto meyakini bahwa Jokowi akan tetap menempatkan rekonsiliasi dan membangun persaudaraan nasional sebagai skala prioritas. “Bersama KH Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden, Jokowi adalah presiden untuk semua, tanpa membeda-bedakan pilihan politik warga negaranya,” ujarnya.

Melegakan, memang, atas keyakinan Hasto tentang komitmen Jokowi tersebut. Namun, lebih melegakan, jika pengumuman resmi pembubaran Koalisi Indoensia Adil dan Makmur itu disertai pula ucapan selamat, congratulation, dari Prabowo kepada Jokowi. Moga, di kesempatan lain, congratulation itu akhirnya juga diucap Prabowo. (*)

Penulis: sujarwo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved