DPR Soroti Kondisi Keuangan AJB Bumiputera Negatif Rp 20 Triliun, Ini Penjelasan OJK

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyebut perusahaan asuransi jiwa Asuransi Jiwa Bersama (AJB) 1912 ini mencatatkan kinerja keuangan negatif Rp 20 triliu

DPR Soroti Kondisi Keuangan AJB Bumiputera Negatif Rp 20 Triliun, Ini Penjelasan OJK
Baihaki/KONTAN
AJB Bumiputera 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyebut perusahaan asuransi jiwa Asuransi Jiwa Bersama (AJB) 1912 ini mencatatkan kinerja keuangan negatif Rp 20 triliun sejak tahun 2018.

“Kemarin, saya melihat beberapa daerah terkena masalah Bumiputera dan ini terus telah terjadi belakangan ini," kata Wakil Ketua Komisi XI DPR Supriyatno di gedung DPR, di Jakarta, pekan lalu.

Ia mengatakan, pihaknya sudah membentuk panitia kerja (panja) asuransi Bumiputera bersama OJK. Hasilnya, ditemukan bahwa sejak 2018 sudah negatif Rp 20 triliun.

Tidak hanya itu. Sampai akhir Januari 2018, total klaim jatuh tempo atau outstanding AJB Bumiputera yang belum dibayarkan kepada nasabah sudah menyentuh angka Rp 2,7 triliun.

Ia menemukan, ada sebanyak 19.000 nasabah AJB Bumiputera di Jawa Barat yang belum dibayarkan klaimnya.

Sementara jumlah premi yang masuk, bukan digunakan untuk membayar klaim tetapi gaji karyawan dan biaya operasional perusahaan.

“Kalau tidak diselesaikan, makin ke dalam bisa berbahaya. Sehingga jangan sampai kepercayaan masyarakat terpengaruh terhadap industri asuransi secara keseluruan,” ungkapnya.

Ketua Dewan Komisioner Keuangan OJK Wimboh Santoso mengklarifikasi, bahwa nilai Rp 20 triliun bukan sebagai negatif keuangan.

Namun, sebagai mismatch likuditas, yaitu di mana jumlah likuiditas perusahaan lebih kecil dari kewajiban jatuh tempo yang harus dibayarkan perusahaan.

Menurutnya, nilai mitcmatch Rp 20 triliun merupakan total kewajiban perusahaan baik yang belum dan sudah jatuh tempo dibandingkan jumlah total aset.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved