Ini Tiga Varietas Lokal Khas Kabupaten Tegal yang Sudah Kantongi Sertifikat

Usaha Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal dalam melestarikan komoditas lokal di bidang pertanian membuahkan hasil.

Ini Tiga Varietas Lokal Khas Kabupaten Tegal yang Sudah Kantongi Sertifikat
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Penyerahan sertifikat kepada Bupati Tegal Umi Azizah di Setda Pemkab Tegal, Jumat (28/6/2019) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Usaha Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal dalam melestarikan komoditas lokal di bidang pertanian membuahkan hasil.

Jumat (28/6/2019) pagi kemarin, Pemkab Tegal menerima tiga sertifikat tanda daftar varietas lokal dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian (P2VTP Kementan).

Penyerahan ini diserahkan langsung oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Provinsi Jawa Tengah, Harwanto kepada Bupati Tegal, Umi Azizah, di Kantor Bupati Tegal.

Adapun tiga varietas lokal yang telah diakui sebagai kepemilikan Kabupaten Tegal antara lain, alpukat bojong, padi pusaka, serta manggis gantungan.

Ditemui usai penyerahan, Umi mengatakan, usaha menjaga dan melestarikan varietas lokal sangat memberi manfaat karena dapat meningkatkan pendapatan para petani.

"Artinya pemerintah hadir sehingga petani merasa terlayani. Kita tidak hanya mengamankan tetapi meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil pertaniannya," kata Umi kepada Tribunjateng.com.

Umi berharap, ketiga varietas lokal tersebut dapat menjadi oleh-oleh khas Kabupaten.

Apalagi, kata Umi, alpukat bojong yang memiliki tekstur lembut, gurih, dan berwarna mentega dapat menarik minat wisatawan.

Begitupun dengan manggis gantungan yang memiliki ukuran cukup besar.

"Ketika wisatawan berkunjung ke Kabupaten Tegal, saya menginginkan mereka membawa produk lokal Kabupaten Tegal," ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Tan-KP) Kabupaten Tegal, Khofifah menuturkan langkah ini merupakan usaha melestarikan serta menjaga varietas lokal di Kabupaten Tegal supaya tidak punah.

Tak hanya itu, usaha tersebut dilakukan supaya tidak dicuri atau diakui daerah lain.

"Setelah keluar sertifikat dari Kementan RI, berarti sudah resmi menjadi varietas lokal khas Kabupaten Tegal yang sudah memiliki hak kepemilikan dan diakui secara undang-undang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPTP Provinsi Jawa Tengah, Harwanto mengapresiasi usaha Bupati Tegal dalam melestarikan varietas lokal di Kabupaten Tegal.

"Saya berharap akan ada varietas lokal di Kabupaten Tegal, selain tiga varietas lokal yang telah disebutkan," pungkas dia. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved