Pascasarjana Unnes Gelar Konferensi Sains dan Teknologi, Sudah 231 Pemakalah yang Akan Hadir

Inovasi teknologi terus tercipta di masa revolusi industri 4.0. Untuk mengimbanginya, pendidikan kemanusiaan perlu terus dikembangkan.

Pascasarjana Unnes Gelar Konferensi Sains dan Teknologi, Sudah 231 Pemakalah yang Akan Hadir
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Konferensi Sains dan Teknologi ISET 2019 oleh Pascasarjana Unnes dibuka, Sabtu (29/6/2019) di UTC Hotel, Semarang, Sabtu (29/6/2019). Tribun jateng/akbar hari mukti 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Inovasi teknologi terus tercipta di masa revolusi industri 4.0.

Untuk mengimbanginya, pendidikan kemanusiaan perlu terus dikembangkan.

Untuk itu digelar konferensi internasional bertajuk The 5th International Conference on Science, Education and Technology (ISET 2019) oleh Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabtu (29/6/2019) di hotel UTC, Semarang.

Konferensi itu didedikasikan untuk mempromosikan percepatan ilmiah, inovasi teknologi dan pemanfaatan teknologi dalam membantu proses pedagogis.

Prof. Ahmad Slamet, Direktur PPS Unnes memaparkan konferensi ini merupakan kelanjutan dari empat konferensi sebelumnya.

"Nama awalnya seminar internasional tentang teknologi pendidikan," ujarnya.

Menurutnya konferensi ini difokuskan ke sains dan teknologi yang muncul dan inovasi teknologi dalam membantu proses pedagogis.

Untuk tema ISET 2019 menurut Ahmad Slamet adalah meningkatkan kolaborasi internasional untuk akselerasi literasi digital mengimbangi era revolusi industri 4.0 dalam terutama dalam pendidikan kemanusiaan.

"Kami undang pakar, organisasi, profesor, peneliti, guru, siswa, mempresentasikan dan mendiskusikan temuan terbaru mereka," paparnya.

Temuan itu termasuk inovasi, tren, kekhawatiran, tantangan praktis dan solusi yang diadopsi dalam sains, pendidikan yang sedang berkembang dan teknologi.

Hingga saat ini menurutnya ada 231 pemakalah dalam konferensi internasional ISET 2019.

"Makalah yang dipilih diterbitkan dalam Humanities & Social Sciences Reviews Journal yang terindeks oleh Scopus dan Prosiding diindeks oleh Web of Science," paparnya. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved