Pelarian Agus Selama Sebulan Berakhir, Hadiah Timah Panas Bersarang di Kakinya Saat Penangkapan

Berakhir sudah pelarian Agus Santoso (39) warga Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, selama sebulan terakhir ini.

Pelarian Agus Selama Sebulan Berakhir, Hadiah Timah Panas Bersarang di Kakinya Saat Penangkapan
ISTIMEWA
Buron satu bulan Agus Santoso (39) warga Petarukan, Kabupaten Pemalang, ditangkap Polsek Wiradesa dibantu Resmob Polres Pekalongan, Sabtu (29/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berakhir sudah pelarian Agus Santoso (39) warga Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, selama sebulan terakhir ini.

Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) itu berhasil ditangkap jajaran Polsek Wiradesa dibantu Resmob Polres Pekalongan.

Agus pun harus merasakan timah panas yang menembus timah kakinya karena mencoba melawan saat akan ditangkap.

Kapolsek Wiradesa AKP Yoriza Prabowo mengatakan, pelaku ditangkap Sabtu (29/6/2019) sekitar pukul 17.00 saat berada di Jalan Petarukan, Pemalang.

"Tim mendapatkan informasi kalau tersangka berada di Jalan Pantura Petarukan, kemudian anggota Polsek Wiradesa bersama Polres Pekalongan melakukan penangkapan terhadap tersangka," kata Kapolsek Wiradesa AKP Yoriza Prabowo saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (30/6/2019).

Yoriza menerangkan, tersangka ditangkap karena melakukan aksi pencurian terhadap rumah milik Imam Agus Setiawan (28) warga Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (31/5/2019) sekitar pukul 19.30.

"Kejadian tersebut terjadi saat pemilik rumah ditinggal salat tarawih dan yang ada di rumah hanya ada satu orang bernama Rohman (50). Mendengar ada suara, saksi mengecek suara tersebut ternyata ada seorang laki-laki tidak dikenal diduga keluar dari kamar dan langsung menyerang saksi," jelasnya.

Menurut Kapolsek, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengakui atas perbuatan yang dilakukannya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 4 juta.

"Tersangka masuk dan keluar rumah melalui jendela yang dicongkel. Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 ancaman hukumannya paling lama 7 tahun kurungan penjara," imbuhnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved