Pemkot Solo Terapkan Parkir Valet Pasar Tradisional (Lavataro)

Pemerintah Kota Solo menerapkan program terbaru Layanan Valet Parking Pasar Tradisional, disingkat Lavataro.

Pemkot Solo Terapkan Parkir Valet Pasar Tradisional (Lavataro)
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo usai menghadiri Rapat Pleno Terbuka di The Sunan Hotel Solo, Laweyan, Sabtu (4/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo menerapkan program terbaru Layanan Valet Parking Pasar Tradisional, disingkat Lavataro.

Lavataro digadang mampu menarik minat pengunjung ke pasar tradisional, sekaligus meningkatkan pendapatan para pedagang.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo berujar sistem parkir valet biasanya diterapkan di beberapa mall dan rumah makan ternama.

Kini layanan itu bisa dinikmati para pengunjung pasar tradisional.

Pengunjung pasar tradisional kini tak perlu bersusah payah lagi mencari lokasi parkir, apalagi saat lahan parkir sudah dipenuhi kendaraan.

"Layanan valet ini membutuhkan kepercayaan. Sehingga para juru parkir akan digaji Pemkot sesuai UMK," kata Rudi, Minggu (30/6/2019).

"Khusus valet mobil, kami usulkan agar ditambah upahnya. Karena mereka memiliki keahlian menyetir," tambahnya.

Pak Brengos, sapaannya, berujar layanan itu butuh tanggungjawab besar dari penyedia.

Semua barang dalam kendaraan pun menjadi tanggungjawab penyedia jasa.

Rudi pun mengusulkan nantinya para jukir valet mendapat kejelasan status terkait hubungan kerja dengan Pemkot Solo.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved