UPDATE: Dirawat di Singapura, AKP Aditia Mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri Belum Sadarkan Diri
Mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani masih belum sadarkan diri setelah menjadi korban pengeroyokan, Rabu (8/5/2019) lalu
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Jamal A Nashr
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani masih belum sadarkan diri setelah menjadi korban pengeroyokan, Rabu (8/5/2019) lalu. Ia menjadi korban ketika mengamankan bentrok antara dua perguruan silat di Wonogiri.
Saat ini, ia dirawat di Singapore General Hospital (SGH).
Jika tidak terjadi musibah tersebut, AKP Aditia seharusnya sekarang menjabat Kapolsek Semarang Tengah.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja menyebutkan, tim dokter terus melakukan perawatan intensif untuk kesembuhan AKP Aditia.
Namun, menurutnya, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.
"Masih belum ada perkembangan, masih dalam perawatan. Kondisinya stabil meski belum sadarkan diri," ungkapnya, Minggu (30/6/2019).
Melihat kondisi tersebut, ia tidak bisa memastikan sampai kapan AKP Aditia dirawat di Singapura. Hal tersebut tergantung kemajuan perkembangan kesehatan AKP Aditia.
"Fokus saat ini masih pada proses penyembuhan. Belum ada rencana pulang," ujarnya.
Polisi telah menetapkan 21 orang tersangka pengeroyokan ini. Namun, polisi hanya melakukan penahanan terhadap 11 orang. Sementara sisanya dikenakan wajib lapor karena masih di bawah umur. (jam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolda-jateng-irjen-pol-rycko-amelza-dahniel-jenguk-kasatreskrim-wonogiri.jpg)