Wisata Sragen : Museum Manusia Purba Kluster Bukuran

Kicauan burung mulai terdengar saat Tribunjateng.com sampai di tempat parkir Museum Manusia Purba Klaster Bukuran.

Wisata Sragen : Museum Manusia Purba Kluster Bukuran
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Tampak depan Museum Manusia Purba Kluster Bukuran 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Kicauan burung mulai terdengar saat Tribunjateng.com sampai di tempat parkir Museum Manusia Purba Klaster Bukuran. Museum yang bisa disebut cabang dari Museum Sangiran ini masih alami dan asri.

Posisinya yang berada di tengah pedesaan ini membuat suasana semakin alami. Pepohonan yang rindang juga tertanam di sekitar museum.

Klaster Bukuran ini tidak jauh dari Museum Sangiran, hanya berjarak 4 kilometer atau lebih tepatnya berada di Jalan Sangiran, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Berbeda dengan Museum Sangiran, Kluster Bukuran ini jauh lebih sepi dibanding Museum Sangiran. Namun bukan berarti museum ini tidak layak untuk di kunjungi ya.

Bangunan Kluster Bukuran ini cukup besar dan megah. Tempat parkirnya pun cukup luas, dapat menampung bus, mobil hingga motor.

Walaupun telah diresmikan 19 Oktober 2014 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia saat itu, Prof. Dr. Boediono, gedung ini masih terlihat baru dan terawat.

Museum ini memiliki dua lantai dan empat ruang pamer. Pada ruang pamer satu lantai atas, terdapat interior unik beberapa kaca, keanekaragaman hayati adaptasi terhadap lingkungan dan seleksi alam.

Bersebelahan tempat, terdapat ruang diorama. Patung rekontruksi Homo Erectus dan temuan tengkorak di situs di sepanjang Bengawan Solo.

Di lantai bawah ruang pamer dua, tersaji informasi tentang tahapan evolusi biologis dari Australopithecus afarensis hingga manusia modern.

Di ruang pamer tiga lantai bawah menceritakan revolusi fisik manusia juga revolusi kognisi manusia yang meliputi persepsi organisasi dan komunikasi serta sistem simbolik dan artistik yang terbagi dalam tiga tahapan yaitu cara cocok tanam bercocok tanam dan tahap industri.

Kluster Bukuran ini sangat cocok bagi anak-anak untuk menyerap banyak informasi dan ilmu pengetahuan baru.

Museum ini dilengkapi fasilitas kamar mandi dan mushola. Kluster Bukuran ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Untuk menikmati museum ini cukup dengan membayar tiket masuk Rp 8.000 per orang dan Rp 2.000 untuk parkir kendaraan. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved