Barito Putera Anggap Hasil Imbang Melawan PSIS Semarang Jadi Pembangkit dari Keterpurukan

Barito Putera bangkit dari keterpurukan dengan sukses menahan imbang PSIS Semarang dengan skor 0-0, dalam laga yang dilangsungkan di Magelang

Barito Putera Anggap Hasil Imbang Melawan PSIS Semarang Jadi Pembangkit dari Keterpurukan
TRIBUN JATENG/ Franciskus
Caretaker Barito Putera, Yunan Hekmi hadir dalam jumpa pers pasca pertandingan melawan PSIS, Minggu (30/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Barito Putera bangkit dari keterpurukan dengan sukses menahan imbang PSIS Semarang dengan skor 0-0, dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (30/6/2019).

Caretaker Barito Putera, Yunan Helmi mengaku sangat bersyukur skuad asuhannya mampu memenuhi target satu poin di kandang PSIS Semarang.

Yunan menjelaskan, satu poin sangat penting bagi skuad Laskar Antasari untuk memompa semangat dan mental bertanding pasca dalam beberapa laga terakhir selalu kalah.

"Pastinya rasa syukur alhamdulillah kami bisa mendapatkan satu poin disini. Ini sangat penting bagi kami untuk bisa menaikkan spirit mereka, mental mereka setelah beberapa.laga kemarin kami tidak bisa menghasilkan nilai yang bagus.

Mudah-mudahan kedepan kami bisa meraih hasil bagus dan bermain bagus di pertandingan-pertandingan selanjutnya," kata Yunan dalam jumpa pers seusai pertandingan melawan PSIS.

Sebagai catatan, Yunan menjalani debut cukup manis bersama Barito Putera pasca ditunjuk sebagai pelatih menyusul keputusan mundur pelatih kepala Jacksen F Thiago belum lama ini.

"Jadi kalau saya pribadi sangat yakin dan percaya dengan kemampuan pemain. Jadi salah satu kunci kami bisa meraih poin hari ini," ujarnya.

"Saya kembalikan ke pemain, apakah mereka yakin bisa mendapatkan poin disini?, apakah mereka bisa?, tapi mereka menjawab dengan sangat kompak dan bisa. Itu buat saya cukup. Artinya motivasi anak-anak sangat tinggi untuk bangkit," imbuh Helmi.

Adapun dalam laga kontra PSIS, Yunan cukup berani mempercayakan pemain lokal dengan memarkir dua pemain asing asal Brasil, Rafael Silva dan Artur Viera.

Serta tak mengikutsertakan penjaga gawang veteran asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon.

Praktis, Barito hanya bermain dengan satu pemain asing sejak awal laga yakni Lucas Silva.

"Terkait dua pemain asing yang kami cadangkan, kami berprinsip semua pemain yang ada mempunyai kualitas.

Maka dari itu saya sampaikan kepada pemaon siapa yang paling diap baik asing maupun lokal ya itu yang akan kami percaya untuk bertanding," pungkasnya.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved