Hardi Ariyanto : Akan Ada Penerbangan Rute Semarang-Jeddah PP Langsung

Hardi Ariyanto menyebutkan, pihaknya akan segera mengupayakan rute penerbangan langsung dari Semarang menuju Jeddah dan Jeddah menuju Semarang

Hardi Ariyanto : Akan Ada Penerbangan Rute Semarang-Jeddah PP Langsung
mashreqtravel.com
Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto menyebutkan, pihaknya akan segera mengupayakan rute penerbangan langsung dari Semarang menuju Jeddah dan Jeddah menuju Semarang.

Lebih lanjut, Hardi beserta jajaran tengah mengupayakan perijinan untuk bisa membuka jalur penerbangan yang baru.

Bahkan, Hargi menegaskan, segala sesuaty yang berhubungan mengenai pemberkasan dan juga hal-hal pendukung lainnya sudah siap.

Rencananya, pihak Angkasa Pura I akan menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mempresentasikan berkas pengajuan rute baru tersebut.

"(Saat ini) Sedang dalam planning karena harus saya presentasikan pak Gubernur untuk minta kuota dan pembangunan runway yang in sha Allah tahun ini. Bulan ini presentasi," jelas Hardi, Senin (1/7/2019).

Lebih lanjut, seiring presentasi tersebut nantinya juga sekaligus mengajukan slot penerbangan dari SRG - Jeddah PP atau SRG - Madinah PP.

Menurut hardi, begitu ada arahan dari Gubernur, pihaknya akan segera melakukan beberapa pembangunan guna menunjang rute baru tersebut, satu di antaranya perpanjangan run way atau landasan pacu pesawat.

Saat ini, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memiliki panjang run way 2.500 meter. Menurut Hardi, standar minimum agar dapat dilalui pesawat besar setipe 330 dengan panjang run way 2.800 meter.

Rute Semarang-Jeddah atau Semarang-Madinah PP rencana diperuntukkan bagi masyarakat yang hendak melakukan ibadah haji dan atau umroh.

"Masyarakat dari Batang sampai Rembang ke Solo dan Jakarta terlalu jauh. Buang uang tenaga dan waktu. Kalau bisa dilakukan dari Semarang lebih cepat," terang Hardi.

"Pembangunan tahun ini paling lambat tahun depan bisa dinikmati," pungkasnya. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved