Ikuti Kompetisi Pelayanan Publik, Pemkot Pekalongan Andalkan Aplikasi Sakpore
Sistem Aplikasi Perizinan Online Ringkas dan Ekonomis (Sakpore) yang digagas Pemkot Pekalongan pada 2017, akan paparkan langsung ke Kementan RB 9
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sistem Aplikasi Perizinan Online Ringkas dan Ekonomis (Sakpore) yang digagas Pemkot Pekalongan pada 2017, akan paparkan langsung ke Kementan RB 9 Juli mendatang.
Paparan dilakukan karena aplikasi tersebut diikutkan dalam kompetisi 45 Top Inovasi Pelayanan Publik.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kota Pekalongan, Supriono, menjelaskan, Sakpore sudah masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.
“Maka dari itu alikasi Sakpore akan diikutkan kembali ke kompetisi 45 Top Inovasi Pelayanan Publik yang diadakan Kemenpan RB 9 Juli mendatang,” paparnya, Senin (1/7/2019).
Dengan mengikuti kompetisi, Supriono berharap bisa mendongkrak nilai pelayanan publik yang selama berkutat di nilai B.
“Kota Pekalongan sudah ketiga kalinya mengikuti kompetisi pelayan publik, di mana Kemenpan RB memilih 72 pemda di seluruh Indonesia.
Semoga saja dengan pemaparan aplikasi Sakpore bisa mendongkrak nilai pelayanan publik menjadi A,” imbuhnya.
Ditambahkannya, DPMPTSP merupakan satu di antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Pekalongan yang akan dinilai dalam kompetisi pelayanan publik.
“Di Kota Pekalongan ada tiga OPD yang akan dinilai dalam kompetisi, selain DPMPTSP, Dindukcapil, dan RSUD Bendan Kota Pekalongan juga akan dinilai.
Maka dari itu kami berusaha melengkapi fasilitas yang ada termasuk lewat aplikasi,” tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dpmptsp-pkl-kota-bud.jpg)