Pilpres 2019

Jokowi Berharap Prabowo-Sandiaga Hadiri Pelantikan Presiden-Wapres Terpilih

Jokowi berharap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, bersedia hadir di pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Jokowi Berharap Prabowo-Sandiaga Hadiri Pelantikan Presiden-Wapres Terpilih
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Capres petahanan Joko Widodo saat mendatangi kediaman cawapresnya Kiai Haji Maruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin akan menyampaikan pidato terkait hasil sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bandara Halim Perdanakusuma. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Calon Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi), berharap Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, bersedia hadir dalam acara pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Dikutip Tribunjatengcom dari Tribunnews.com, Jokowi mengaku akan sangat bahagia jika Prabowo-Sandi turut menghadiri pelantikannya.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam jumpa pers seusai KPU resmi menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).

"Yang undang MPR, tapi saya akan sangat, saya dan Pak Kiai Ma'ruf Amin akan sangat berbahagia apabila Pak Prabowo dan Pak Sandiaga Uno datang dalam pelantikan yang akan datang," kata Jokowi.

Terkait rencana pertemuan dengan Prabowo, Jokowi meminta pertanyaan itu dialihkan kepada Prabowo.

"Tanyakan Pak Prabowo kapan ketemu Pak Jokowi," ucap Jokowi.

Dikabarkan, Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin secara sah ditetapkan sebagai calon presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 oleh KPU RI.

Putusan ini ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berdasarkan Surat Keputusan KPU nomor 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/V/2019.

Jokowi-Ma'ruf ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih lewat perolehan suara 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara nasional.

"Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta, 30 Juni 2019, Ketua KPU, Arief Budiman," kata Ketua KPU RI Arief Budiman saat membacakan surat keputusan di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved