Jokowi, I Hate Monday!

Sebagai pekerja kantoran, Senin bisa jadi menjadi hari terberat masuk kerja usai menjalani liburan. Harus kembali ke rutinitas pekerjaan

Jokowi, I Hate Monday!
Tribun Jateng
Galih Permadi 

Ditulis Oleh Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi Gendon

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai pekerja kantoran, Senin bisa jadi menjadi hari terberat masuk kerja usai menjalani liburan. Harus kembali ke rutinitas pekerjaan dengan berbagai beban dan tanggung jawab.

Status dan meme “I Hate Monday” biasanya dipajang di media sosial atau Whatsapp pada Minggu malam sebagai bentuk ekspresi masih ingin menambah hari libur.

Ada berbagai versi sejarah kemunculan kalimat I Hate Monday atau Saya Benci Senin. Istilah I hate Monday disebut juga Monday disease atau virus Senin. Istilah I hate Monday kali pertama dicetuskan oleh para pekerja penyortir bulu domba (wool) yang terserang asma di hari Senin setelah libur akhir pekan.

Asma itu muncul diduga dari bulu domba tersebut, oleh sebab itulah mereka sangat membenci hari Senin lalu sering mengucapkan I hate Monday.

Sumber lain, I Hate Monday muncu berawal dari tragedi penembakan seorang pelajar bernama Brenda Ann Spencer asal San Diego, Amerika Serikat yang melakukan penembakan di sekolahnya pada 29 Januari 1979. Kala itu Brenda berusia 16 tahun.

Semasa di sekolah, dia dikenal sebagai cewek kutu buku yang sangat baik dan jauh dari sikap buruk seperti pengaruh alcohol, narkoba, dan sebagainya.

Entah apa yang merasukinya, gadis itu kemudian justru nekad menembaki teman-temannya di sekolahnya. Dikabarkan, satu pelajar tewas dan sembilan pelajar lainnya terluka dalam insiden ini.

Ketika ditanya apa alasan dan motifnya melakukan tindakan sadis tersebut, dia hanya menjawab “I hate monday.” Kalimat itu kemudian populer dan ditirukan oleh banyak orang saat memasuki hari Senin.

Menurut ayahnya, sikap Brenda berubah semenjak ia menyukai musik rock Alice Cooper, namun itu dibantah Brenda. Brenda mengatakan ia justru melakukan ini karena terinspirasi lagu band The Boomtown Rats yang berjudul I Don’t Like Mondays. Lagu itu sangat populer saat peristiwa tersebut terjadi. Akibat kejadian ini ia didakwa hukuman penjara 14 tahun.

Namun Senin (1/7/2019), mungkin bukan hari menjengkelkan bagi pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Jokowi-Amin telah resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, Minggu (30/6/2019) sore.

Senin ini, bisa jadi hari paling bersemangat buat Jokowi-Amin. Dalam konferensi pers, Jokowi seolah tak sabar untuk mengemban tugas sebagai Presiden RI, dengan menyatakan kalau ia siap bekerja mulai Senin. "Marilah kita bekerja kembali. Negara ini butuh kerja keras kita tanpa terkecuali. Besok (Senin) kita langsung kerja," ucap Jokowi disambut tepuk tangan.

"Kami berdua akan mendedikasikan diri kami untuk mencapai cita-cita para pendiri bangsa. Kami berdua akan berjuang sepenuh hati dan akan bekerja sekuat tenaga untuk melanjutkan pondasi yang sudah kami bangun bersama bapak Jusuf Kalla pada periode pertama pemerintahan," imbuhnya.

Kita tunggu saja kinerja Jokowi di periode kedua. Tentu, perlu dukungan penuh dari masyarakat, tidak hanya sekadar nyinyir, agar Jokowi-Amin bisa mewujudkan janji-janjinya. Tentu kita berharap besar kepada Jokowi-Amin, jangan sampai membuat masyarakat kembali benci dengan hari Senin, lalu teriak,”Jokowi, I Hate Monday!”.(*)

Penulis: galih permadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved