Kabupaten Tegal Darurat Sampah, Pemkab Tambah 6 Unit Truk Sampah
Anggaran sebesar Rp 3 Miliar disiapkan untuk penambahan jumlah armada truk sampah di Kabupaten Tegal tahun 2019 ini
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Anggaran sebesar Rp 3 Miliar disiapkan untuk penambahan jumlah armada truk sampah di Kabupaten Tegal tahun 2019 ini.
Anggaran sebesar itu akan dibelanjakan untuk membeli armada truk sampah sebanyak enam (6) unit.
Hal itu mendesak dilakukan guna mengatasi permasalahan sampah yang dinilai sudah darurat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono menuturkan bahwa langkah itu diambil untuk mengatasi darurat sampah di Kabupaten Tegal.
"Kabupaten Tegal memang darurat sampah. Makanya, kita telah mengalokasikan armada truk sampah di tahun ini," kata Joko saat ditemui Tribunjateng.com, Senin (1/7/2019).
Sekda mewanti-wanti kepada Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) supaya mengawal proses pengadaan armada truk sampah tersebut.
Dia tidak ingin proses lelang pengadaan truk sampah gagal.
"Jangan sampai anggaran itu gagal. Harus dikawal. Sampah di sini sudah darurat sekali," tegas Sekda.
Dirinya mengaku bahwa saat ini volume sampah di Kabupaten Tegal memang sangat tinggi.
Utamanya, ujar Joko, sampah menumpuk di areal obyek wisata Pemandian Air Panas Guci Kecamatan Bumijawa, dan di tempat pembuangan sampah (TPS) Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna.
"Termasuk di Desa Dermasandi, Kecamatan Pangkah. Saya berharap, sampah-sampah itu dapat diangkut tepat waktu. Sehingga tidak menumpuk dan menimbulkan aroma tidak sedap," ungkapnya. (Tribunjateng/gum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/truk-sampah-saat-mengangkut-sampah-di-tps-pakembaran.jpg)