Wakil Bupati Tegal Antarkan Langsung Hak Jaminan Ke Ahli Waris PNS yang Meninggal

Ahli waris PNS Pemkab Tegal yang meninggal dunia kini mendapat layanan baru dari PT Taspen (Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri).

Wakil Bupati Tegal Antarkan Langsung Hak Jaminan Ke Ahli Waris PNS yang Meninggal
Tribun Jateng/ Akhtur Gumilang
Pemberian tunjangan hari tua oleh Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, pada perwakilan Ahli waris PNS Pemkab Tegal yang meninggal dunia, Senin (1/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Ahli waris PNS Pemkab Tegal yang meninggal dunia kini mendapat layanan baru dari PT Taspen (Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri).

Sebagai bentuk Layanan prima dari PT Taspen Cabang Pekalongan, santunan jaminan hari tua dan jaminan kematian diantarkan langsung ke rumah ahli waris PNS yang meninggal dunia.

Pelayanan baru ini diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie dengan didampingi oleh Kepala Cabang Taspen Pekalongan, Kartiman Slamet serta Kepala BKD Kabupaten Tegal Edi Budiyanto, Senin (1/7/2019) ini.

"Yang kami sampaikan memang sudah haknya, harapannya bisa meringankan beban keluarga," kata Ardie di sela penyerahan.

Dia juga menyampaikan, kegiatan ini adalah bentuk apresiasi pengabdian dari pemerintah, Taspen, dan sesama ASN.

"Jumlah tersebut tidaklah cukup untuk mengganti rasa kehilangan, namun yang terpenting adalah ucapan terima kasih kita," tuturnya.

Sementara, Kepala Cabang Taspen Pekalongan, Kartiman Slamet menuturkan, pembayaran hak uang duka wafat dan jaminan kematian ini merupakan wujud kepedulian dan keseriusan Taspen dalam meningkatkan pelayanan terbaik kepada peserta.

Kemudian, lanjut Slamet, sekaligus sebagai upaya meringankan beban kepada ahli waris melalui layanan klaim otomatis.

"Semoga menjadi berkah dan mudah-mudahan untuk keluarga yang ditinggalkan dapat meringankan," tambah Slamet.

Slamet menambahkan, adapun penerima jaminan hari tua bagi PNS di lingkungan Pemkab Tegal sebanyak tiga orang.

Tiga pembayaran penerima hak PNS yang meninggal dunia itu sudah diterimakan langsung melalui rekening Bank Mandiri Mantap.

Penerima pertama adalah Ibu Tawes istri dari almarhum Jalal Desa Karangdawa Kecamatan Margasari, yang merupakan PNS di Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM memperoleh total Rp 101 juta.

Kedua, Setiowati Istri dari almarhum Nurdiyanto Desa Bedug Kecamatan Pangkah, Guru SD Pasangan 02, memperoleh total Rp 139 Juta.

Lalu yang terakhir Djohan Imam Basuki, suami dari almarhum Siti Suharti Desa Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, merupakan PNS di RSUD Dr. Soesilo Slawi memperoleh total Rp 150 juta.

"Masing-masing ahli waris pun mendapatkan tali asih dari Kopri Kabupaten Tegal Sebesar Rp 5 Juta," ungkap Slamet. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved