Wali Murid Rela Antre Dapatkan Syarat Pendaftaran PPDB di Kantor Disdukcapil Kota Pekalongan

Ratusan wali murid memadati kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kota Pekalongan.

Wali Murid Rela Antre Dapatkan Syarat Pendaftaran PPDB di Kantor Disdukcapil Kota Pekalongan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Orang tua murid mengantre di Kantor Disdukcapil Kota Pekalongan, untuk mengajukan legalisir KK dan akta lahir syarat pendaftaran PPDB, Senin (1/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Ratusan wali murid memadati kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kota Pekalongan, Senin (1/7/2019).

Mereka rela antre berjam-jam untuk mendapatkan legalisir akta kelahiran dan juga Kartu Keluarga (KK), yang digunakan sebagai syarat mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Budiyono (44) satu di antaranya, yang hendak melegalisir akta kelahiran dan KK untuk mendaftarkan anaknya ke jenjang SMP.

“Akta kelahiran dan KK saya legalisir karena sebagai syarat PPDB yang akan dibuka esok hari,” jelasnya.

Dilanjutkannya, satu jam lebih ia mengantre untuk mendapatkan legalisir akta kelahiran serta KK.

“Satu jam lebih saya menunggu, namun akhirnya bisa mendapatkan legalisir. Tidak mengapa antre agar bisa mendaftarkan anak sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Pekalongan, Kustiati Sri Mulyani, menjelaskan peningkatan pemohon legalisir di kantornya mencapai 100 persen.

"Jelang dibukanya PPDB banyak pemohon KK baru serta legalisir. Peningkatan terjadi dua pekan terakhir, dan jumlahnya paling banyak hari ini,” paparnya.

Adapun Sugiyo Kabid Pendidikan Dasar, di Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan, mengimbau agar masyarakat mengutaman pendaftaran PPDB tingkat SMP terlebih dahulu.

“Masyarakat jangan sampai terlambat melakukan pendaftaran PPDB karena keperluan legalisir. Penyerahan legalisir bisa ditunda, dengan menyerahkan KK serta akta kelahiran asli ke sekolah saat verifikasi data. Setelah itu baru melampirkan legalisir KK dan akta lahir. Jangan sampai mendaftar terlambat karena sistemnya online,” tambahnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved