Agung Minta Pemain PSIS Semarang Lupakan Kegagalan, Waktunya Fokus Hadapi Persela Lamongan

Pihak manajemen memaklumi jika Hari Nur dkk gagal mendulang poin penuh sebab saat pertandingan tersebut dihantui faktor kelelahan.

Agung Minta Pemain PSIS Semarang Lupakan Kegagalan, Waktunya Fokus Hadapi Persela Lamongan
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
Kapten PSIS Semarang Hari Nur Yulianto memalingkan mukanya pasca mendapat penjelasan dari wasit Annas Apriliandi dan asisten wasit satu Beni Andriko terkait dianulirnya penalti yang seharusnya di dapat PSIS di tambahan waktu babak kedua pertandingan menghadapi Barito Putera, Minggu (30/6/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Manajer PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho mengajak skuad Mahesa Jenar melupakan kegagalan meraih tiga poin saat PSIS menjamu Barito Putera di laga pekan keenam Liga 1 2019, di Stadion Moch Soebroto (30/6/2019) lalu.

Menurut Agung, pihak manajemen memaklumi jika Hari Nur dkk gagal mendulang poin penuh sebab saat pertandingan tersebut dihantui faktor kelelahan hingga pemain tidak dalam performa terbaik.

"Sebenarnya kalau dari target memang meleset. Kami targetkan menang tapi ternyata cuma dapat satu poin. Pertandingan itu sudah selesai, yang jelas mereka sudah berusaha untuk menang. Karena banyak faktor sehingga gagal. Apalagi tim tamu defensenya bagus," kata Agung kepada Tribunjateng.com, Selasa (2/7/2019).

Ia menambahkan, yang paling penting saat ini yakni fokus menatap laga berikutnya.

Hari Nur dkk akan kembali berstatus tuan rumah saat menjamu Persela Lamongan di pekan ketujuh Liga 1 2019.

"Jadi menurut kami, apapun hasilnya sudah disyukuri saja, hasil satu poin. Toh pertandingan juga sudah selesai. Sekarang bagaimana mempersiapkan tim ke depannya ini," ucap Agung.

Sebenarnya dalam laga menghadapi Barito Putera, PSIS Semarang memiliki kans untuk memenangkan pertandingan.

Sebab selain ditonton langsung sekitar 11 ribu penontonnya, PSIS sebenarnya banjir peluang sepanjang 2X 45 menit.

Namun buruknya penyelesaian akhir membuat PSIS Semarang tak mencetak gol.

Belum lagi jika hadiah penalti di penghujung laga tidak dianulir wasit.

"Setiap selesai pertandingan pasti ada evaluasi. Kalau dari sisi pertahanan sudah bagus, sudah oke. Kemudian untuk faktor finishing, banyak peluang tapi masih kurang. Yang kurang memanfaatkan peluang itu," kata Agung. (F Ariel Setiaputra)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved