Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PPDB Jateng, Ganjar Pranowo akan Coret Siswa Yang Terbukti Memakai Surat Keterangan Domisili Palsu

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan akan mencoret nama calon siswa yang terbukti mendaftar sekolah menggunakan Surat Keterangan Domisili

daniel ari purnomo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai halalbihalal di Syariah Hotel, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan akan mencoret nama calon siswa yang terbukti mendaftar sekolah menggunakan Surat Keterangan Domisili (SKD) palsu.

Kebijakan itu berlaku untuk tingkat SMA/SMK sederajat, sesuai kewenangan pemerintah provinsi.

Menurutnya, pihak panitia Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) masih berupaya mengungkap penggunaan SKD yang diduga palsu itu.

Upaya pengungkapan dilakukan berdasar laporan orangtua terkait dugaan tersebut.

"Saya berpesan untuk orangtua, mari, sebelum saya mengambil tindakan tegas tolong koreksi mereka yang menggunakan Surat Keterangan Domisili yang tidak benar. Segera, sekarang. Ayo tobat-tobat sakdurunge ono putusan," ujar Ganjar usai Halalbihalal dengan MUI Jateng di Syariah Hotel, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (2/7/2019).

Dia kembali mengingatkan orangtua siswa agar tidak menyepelekan pemalsuan berkas sebagai syarat pendaftaran sekolah.

Ganjar menyebut pernah mencoret 80 ribu berkas siswa, karena menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) pada gelaran serupa tahun 2018.

"Kalau ketahuan, bikin surat pernyataan, kami coret. Maka dari itu, kami berharap orangtua ikut aktif melaporkan temuan kecurangan PPDB ke kami," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved