Jalur Batang-Dieng via Bawang Dibangun, ke Dieng dari Pantura akan Lebih Cepat

Jalur alternatif menuju kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng dari Pantai Utara (Pantura) via Kabupaten Batang bakal lebih terbuka.

Jalur Batang-Dieng via Bawang Dibangun, ke Dieng dari Pantura akan Lebih Cepat
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Perbaikan jalan di dusun Bitingan desa Kepakisan Batur Banjarnegara, jalur alternatif menuju Dieng via Batang. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Jalur alternatif menuju kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng dari Pantai Utara (Pantura) via Kabupaten Batang bakal lebih terbuka.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang melaksanakan pembangunan jalan provinsi di wilayah perbatasan Kabupaten Batang dan Banjarnegara.

Titik jalan sepanjang sekitar 3 kilometer di Dusun Bitingan Desa Kepakisan, Batur Banjarnegara dan wilayah Kecamatan Bawang Batang ini sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.

JANGAN PENASARAN, TONTON DULU DAN SUBSCRIBE:

Karena kondisi jalan yang buruk, jalur Pantura-Dieng via Kecamatan Bawang Batang ini tak direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan ke Dieng.

Padahal, jalur ke Dieng ini cukup strategis karena memiliki jarak tempuh yang lebih dekat bagi wisatawan dari wilayah Pantura atau Batang.

Karenanya, pembangunan jalan ini cukup beralasan bersamaan dengan gencarnya promosi pemerintah untuk pengembangan kawasan wisata Dieng.

Sejumlah pekerja setiap harinya terlihat sibuk memperbaiki atau meratakan jalan di Dusun Bitingan, Kepakisan sebelum dihaluskan. Meski dalam perbaikan, jalan itu masih bisa dilalui kendaraan dengan ekstra hati-hati.

"Jalan proses pembangunan dari Batang ke Dieng. Jalan yang dari Batang sekitar 2 kilometer, yang di Banjarnegara sekitar 950 meter,"kata tokoh masyarakat Dusun Bitingan Desa Kepakisan, Batur Banjarnegara Watno

Watno optimis, dalam tiga sampai empat bulan ke depan, pembangunan jalan sudah selesai sehingga siap dilintasi pengguna jalan atau wisatawan.

Jika sudah jadi, jalan ini digadang menjadi jalur alternatif menuju Dieng dari wilayah Pantura. Watno bahkan mengklaim, jalur ini merupakan jalur alternatif terdekat dari Pantura menuju Dieng. Selama ini, ada beberapa jalur yang menghubungkan wilayah Pantura menuju Dieng.

Dari arah barat Pantura, ada jalur Kajen dengan rute Pekalongan-Paningggaran-Kalibening-Wanayasa-Batur-Dieng. Kemudian jalur Petungkriyono dengan rute Pekalongan-Petungkriyono-Batur-Dieng. Lalu jalur Bandar dengan rute Pekalongan-Bandar Kabupaten Batang-Kembangan-Batur-Dieng.

Dari arah timur Pantura bisa melalui Kota Semarang-Temanggung-Wonosobo-Dieng. Kemudian melalui jalur Batang dengan rute Batang-Limpung-Bawang-Dieng.

"Kalau jalan jadi, dari Batang ke Dieng lewat sini sekitar 1 jam, jaraknya sekitar 27 kilometer,"katanya

Masyarakat Dusun Bitingan Desa Kepakisan khususnya memang telah lama merindukan pembangunan jalan itu.

Dusun yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Batang itu selama ini nyaris terisolasi karena kondisi jalan yang buruk.

Padahal, menurut Watno, jalan itu menjadi akses utama warga menuju Kecamatan Batur atau Dieng maupun Kecamatan Bawang Batang. Jalan itu menjadi jalur ekonomi warga, terutama untuk mengangkut hasil bumi. Di lain sisi, jalan ini sebagai jalur interaksi masyarakat dua kabupaten yang sudah ada sejak zaman nenek moyang.

"Orang tua-orang tua dulu kalau mau ke Batang lewat sini,"katanya

Bukan hanya menghambat aktifitas masyarakat, kondisi jalan yang buruk juga dinilainya menjadi kendala bagi pengembangan kampung wisata Dusun Bitingan. Padahal, wilayah terpencil ini memiliki potensi wisata yang tak kalah menarik di ba dibanding destinasi lain di kawasan dataran tinggi Dieng.

Masyarakat dusun ini sebenarnya sudah cukup lama membuka objek wisata semisal Air Terjun Sirawe serta pemandian Air Panas Sendang Sipandu. Destinasi ini digadang menjadi objek wisata alternatif di luar objek wisata Dieng Zona 1 yang sudah populer. Sayang, lantaran kondisi medan yang tak layak, objek wisata potensial ini kurang diminati pengunjung alias sepi.

Watno berharap, selesai pembangunan ini, wisata di desanya ikut berkembang seiring dengan mudahnya akses wisatawan menuju objek wisata Dusun Bitingan. Terlebih, dusun ini jadi lintasan wisatawan yang ingin ke Dieng via Kabupaten Batang. Dengan demikian, perekonomian masyarakat pun ikut berputar hingga kesejahteraan meningkat.

"Objek di sini tidak terjangkau karena medan. Insya Allah setelah jalan jadi tidak ada kendala lagi,"katanya. (aqy)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved