Jelang Pilkades Serentak, Bupati Sragen Bentuk Satgas Anti Politik Uang

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, selama ini pilkades tidak pernah terlepas dengan money politics.

Jelang Pilkades Serentak, Bupati Sragen Bentuk Satgas Anti Politik Uang
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menandatangani nota kesepahaman antara Kejaksaan Negeri, Polres Sragen, Kodim 0725/ Sragen, Subdenpom IV/4-1 SRG Pomdam IV/DIP 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen bentuk satgas anti money politics terkait pelaksanaan pilkades di wilayah tersebut.

Pemkab Sragen menandatangani nota kesepahaman antara Kejaksaan Negeri, Polres Sragen, Kodim 0725/ Sragen, Subdenpom IV/4-1 SRG Pomdam IV/DIP di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (1/7/2019).

"Tujuan nota kesepahaman adalah memperkuat kerjasama dan sinergitas untuk memperkuat sinergitas kerja sama di antara para pihak dengan membentuk satgas anti money politik pada pelaksanaan pilkades Kabupaten Sragen," ujar Asisten 1 Sekda Kabupaten Sragen Suharto, Senin (1/7/2019).

Suharto berharap dengan penyelenggaraan penandatanganan nota kesepahaman itu akan terwujud penyelenggaraan pilkades yang bersifat langsung umum bebas rahasia jujur dan adil.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menambahkan, selama ini pilkades tidak pernah terlepas dengan money politics.

Yuni menilai dari tahun ke tahun kondisinya semakin memprihatinkan.

"Uang yang dikeluarkan para calon kepala desa untuk dapat menjadi pemimpin semakin hari semakin banyak," papar Yuni.

Menurutnya, money politics di pilkades sudah menjadi budaya dan tidak akan berhenti jika pemerintah tidak segera membuat sesuatu tindakan.

"Niat yang baik dari kami untuk Kabupaten Sragen semoga bisa diterima dan dilaksanakan serta di patuhi warga dan para calon kepala desa," lanjut Yuni.

Yuni juga menilai dengan tidak adanya money dalam proses pilkades, pemimpin kelak pasti tidak akan memikirkan cara mengembalikan uang yang para calon keluarkan saat mencalon.

Dengan itu, dirinya berharap calon kepala daerah terpilih akan memberi kinerja yang baik kepada masyarakat juga Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen.

"Tentu kami berharap, hari ini menjadi saksi bahwa Kabupaten Sragen menjadi daerah terdepan dan menjadi contoh Pilkades yang bersih," pungkasnya. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved