Minat Masyarat Kota Pekalongan Membuat AK1 atau Surat Kuning Sangat Minim

Kurangnya minat masyarakat membuat surat kuning atau AK1, membuat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan terus melakukan

Minat Masyarat Kota Pekalongan Membuat AK1 atau Surat Kuning Sangat Minim
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Seorang pencari kerja tengah membaca persyaratan membuat surat kuning atau AK1 di Dinperinaker Kota Pekalongan, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kurangnya minat masyarakat membuat surat kuning atau AK1, membuat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan terus melakukan sosialisasi.

Menurut Heryu Purwanto, Kepala Seksi Penempatan Kerja di Dinperinaker Kota Pekalongan, kurangnya minat membuat AK1, dikarenakan pencari kerja memilih mencari kerja di dalam kota dan menerima tawaran kerja di bidang jasa.

“Hingga pertengahan 2019 baru 468 pencari kerja yang telah membuat AK1.

Karena kebanyakan pencari kerja mencari pekerja di dalam kota di dibidang jasa,” jelasnya, Selasa (2/7/2019).

Dilanjutkannya, memiliki AK1 akan mempermudah mencari pekerjaan karena perusahaan membutuhkan AK1 sebagai data base karyawan.

“Memiliki AK1 berarti memiliki data base yang digunakan oleh perusahaan untuk mencari data karyawan.

Jadi AK1 sangat penting untuk mencari pekerjaan, karena perusahaan membutuhkan AK1 untuk pendataan karyawan,” tuturnya.

Ia menuturkan, kebanyakan masyarakat yang membuat AK1 merupakan lulusan SMA sederajat.

“Mayoritas yang membuat AK1 lulusan SMK atau SMA, lulusan sarjana belum terlalu banyak jumlahnya,” katanya.

Heryu mengimbau masyarakat yang belum memiliki kartu AK1 untuk segera membuat, mengingat pentingnya AK1.

“Pembuatan AK1 tidak dipungut biaya, persyaratan hanya melampirkan fotocopy KTP Kota Pekalongan, ijasah terakhir baik asli dan fotocopy, foto berwarna 3x4 dengan latar merah sebanyak 3 lembar serta fotocopy sertifikat pelatihan atau surat pengalaman kerja,” tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved