Prodi Pendidikan Profesi Bidan Universitas Ngudi Waluyo Siap Terima Mahasiswa Tahun Ini

Universitas Ngudi Waluyo siap menerima menerima mahasiswa baru untuk program studi (Prodi) Pendidikan Profesi Bidan.

Prodi Pendidikan Profesi Bidan Universitas Ngudi Waluyo Siap Terima Mahasiswa Tahun Ini
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Seminar Nasional Launching Pendidikan Profesi Bidan yang bertajuk 'Eksistensi Profesi Bidan di Era Revolusi Industri 4.0' pada Selasa (2/7/2019) di Aula Universitas Ngudi Waluyo. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Universitas Ngudi Waluyo siap menerima menerima mahasiswa baru untuk program studi (Prodi) Pendidikan Profesi Bidan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wahyu Kristiningrum, Ketua Panitia Seminar Nasional Launching Pendidikan Profesi Bidan yang bertajuk 'Eksistensi Profesi Bidan di Era Revolusi Industri 4.0' pada Selasa (2/7/2019) di Aula Universitas Ngudi Waluyo.

"Inilah momentum untuk meluncurkan prodi Pendidikan Profesi Bidan bagi alumni D3 Kebidanan maupun D4 Kebidanan yang ingin melanjutkan pendidikan di Universitas Ngudi Waluyo," ujarnya di sela acara.

Wahyu menjelaskan, yang membedakan prodi kebidanan dengan prodi Pendidikan Profesi Bidan ialah adanya sertifikat profesi yang bisa dimiliki oleh lulusan.

Mahasiswa profesi bidan harus menempuh teori sebanyak 36 SKS dan akan mendapatkan gelar Bd di depan namanya.

Ia menambahkan dengan adanya revolusi industri 4.0 ini diharapkan para bidan dapat mampu berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan komprehensif.

Supaya lulusan dapat memberikan asuhan kebidanan selayaknya kebutuhan dasar manusia saat ini.

Meskipun dengan kemudahan teknologi dan informasi saat ini, kebutuhan akan tenaga medis untuk persalinan tetap tinggi seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.

Dengan aturan dari pemerintah yang mewajibkan proses persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan, merupakan komitmen dari tenaga medis dan pemerintah memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi calon pasien.

"Kami juga membekali mahasiswa dengan keterampilan holistik seperti perawatan spa ibu dan bayi dan yoga kehamilan, serta pendampingan dan dukungan pra melahirkan," ungkap Wahyu.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved