Satu Terduga Teroris Adalah Warga Klaten, Menetap Sejak 2008 Tapi Sudah Tiga Tahun Tidak Pulang

BTK (42), terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di jalan alternatif Wonogiri-Ponorogo adalah warga Klaten.

Satu Terduga Teroris Adalah Warga Klaten, Menetap Sejak 2008 Tapi Sudah Tiga Tahun Tidak Pulang
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Kepala Desa Kemudo Hermawan Kristanto ditemui di Kantor Kepala Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - BTK (42), terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di jalan alternatif Wonogiri-Ponorogo, Desa Pahijo, Kecamatan Sampung, Ponorogo sudah tiga tahun tidak pulang ke Klaten.

BTK merupakan warga Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

"Sudah tiga tahun terakhir (BTK) tidak pulang ke Klaten," kata Kepala Desa Kemudo Hermawan Kristanto ditemui di Kantor Kepala Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (2/7/2019).

Hermawan mengatakan, BTK sampai saat ini masih tercatat sebagai warga Klaten.

Hal itu dibuktikan dengan salinan Kartu Keluarga (KK) yang tersimpan di Kelurahan Kemudo.

BTK merupakan warga Sukoharjo.

Namun, sejak menikah dengan DS pada 2008 silam, BTK menetap di Klaten.

"Sehari-hari tidak bekerja. Kalau istrinya (DS) jualan pakaian dan peralatan rumah tangga keliling desa," ungkapnya.

Seperti diketahui penangkapan BTK terjadi pada Minggu (30/6/2019) sekitar pukul 14.30.

BTK ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di jalan alternatif Wonogiri-Ponorogo, Desa Pahijo, Kecamatan Sampung, Ponorogo.

Penangkapan BTK sempat menjadi perhatian warga sekitar.

BTK yang menyetir mobil Toyota Avanza Nopol B 1844 POD warna keperakan dikuntit sejak dari Surakarta dan Wonogiri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terduga Teroris yang Ditangkap di Ponorogo Sudah 3 Tahun Tidak Pulang ke Klaten"

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved