Septa Yudha Sosialisasikan Buku Profil dan Pemetaan Komunitas Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang

Kegiatan yang diadakan berupa Sosialisasi Penyusunan Buku Profil dan Pemetaan Komunitas Ekonomi Kreatif di Kabupaten Semarang

Septa Yudha Sosialisasikan Buku Profil dan Pemetaan Komunitas Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Sosialisasi Penyusunan Buku Profil dan Pemetaan Komunitas Ekonomi Kreatif di Kabupaten Semarang antara Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Seamrang dan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM) Omah Kopi Tarik Tuntang pada Selasa (2/7/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barelitbangda) Bappeda Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik USM menggelar program pembinaan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang diadakan berupa Sosialisasi Penyusunan Buku Profil dan Pemetaan Komunitas Ekonomi Kreatif di Kabupaten Semarang.

Acara diselenggarakan di Omah Kopi Tarik Tuntang pada Selasa (2/7/2019) siang.

Septa Yudha Ardiansyah, Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM) sosialisasikan buku profil dan pemetaan komunitas ekonomi kreatif.

"Kegiatan ini merupakan tahap awal yang dilakukan guna menjembatani antara institusi pemerintah dan pelaku usaha kreatif," ujar Septa di sela acara.

Sinergisitas dan kerja sama antarlembaga pemerintah, pelaku usaha, dan institusi pendidikan diperlukan untuk menciptakan sebuah perencanaan yang ideal dengan mengakomodasi teori dan praktik di lapangan.

Dengan adanya kegiatan pembinaan melalui sosialisasi ini diharapkan ke depannya masyarakat ekonomi kreatif dan instansi pemerintah daoat memiliki databasis ekonomi kreatif dan profil usahanya yang dapat disinkronisasi menggunakan Google Maps secara dalam jaringan (daring) dan SIstem Informasi Geografis berbasis luar jaringan (luring).

"Ini juga merupakan tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh komunitas ekonomi kreatif sejak dibentuk oleh Bekraf pada 21 Februari 2019 lalu," imbuhnya.

Ia menambahkan, pembinaan dan sosialisasi disampaikan oleh tim Program Studi (Prodi) Perencanaan Wilayah dan Kota USM diketuai olehnya sebagai pakar di bidang perencanaan dan pemetaan spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis).

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved