BPJS Kesehatan Kerja Sama dengan Jasa Raharja Luncurkan Insiden, Ini Manfaatnya

Sebagai bentuk pelayanan publik bagi masyarakat, BPJS Kesehatan bersama PT Jasa Raharja (Persero) telah mengembangkan sistem integrasi yang diberi

BPJS Kesehatan Kerja Sama dengan Jasa Raharja Luncurkan Insiden, Ini Manfaatnya
Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai bentuk pelayanan publik bagi masyarakat, BPJS Kesehatan bersama PT Jasa Raharja (Persero) telah mengembangkan sistem integrasi yang diberi nama "Insiden" (Integrated System For Traffic Accidents) sejak Maret 2018.

Adanya sistem integrasi ini ditujukan agar proses koordinasi manfaat antara BPJS Kesehatan dengan PT. Jasa Raharja (Persero) menjadi lebih mudah, cepat, tepat dan akurat, dalam rangka perwujudan percepatan reformasi birokrasi penjaminan terhadap korban Kecelakaan Lalu Lintas (KLL).

Manfaat pelayanan Insiden, menurut Kepala Kantor Perwakilan PT Jasa Raharja Tingkat 1 Kota Semarang, Yoga Sasongko, bisa mengakomodir kesulitan-kesulitan yang terdapat pada program sebelumnya.

Seperti Laka Tunggal yang seharusnya ke Jasa Raharja dulu tapi sekarang bisa langsung, untuk perawatan ada hal-hal yang harus menggunakan surat jaminan tapi sekarang sudah tidak lagi.

Jadi sekarang bisa langsung mengirim email ke rumah sakit dan tidak membutuhkan waktu lama.

Ketika terjadi kecelakaan, mereka melapor ke Polisi dan pihaknya sudah koordinasi via online dengan kepolisian, hanya butuh waktu hitungan jam langsung bisa ditangani.

"Untuk penanganan dari Rumah Sakit, kalau sudah jelas kecelakaan bisa langsung ditangani tidak perlu menunggu.

Bahkan surat jaminannya juga langsung bisa ditangani ketika di jalan mengirim email ke Sistem Insiden ini," kata Yoga Sasongko, pada Tribunjateng.com, Rabu (3/7/2019).

Dikatakan, untuk kecelakaan yang tidak ditanggung oleh Jasa Raharja yaitu di antaranya Kecelakaan Tunggal, itu pun hanya menyangkut yang plat hitam namun kecelakaan tunggal yang plat kuning tetap dijamin, sesuai UUD no. 33 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

"Kenapa yang plat hitam tidak dijamin, karena di UUD no. 34 ada peraturan bahwa kalau dia (pengendara ber plat hitam) sebagai penyebab kecelakaan itu tidak terjamin," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved