Diralat, Korban Serangan Babi Hutan Ternyata Ada Lima Orang, Awalnya Tabrak Waisah di Sawah

Tim gabungan saat ini berada di titik kumpul lokasi perburuan babi di kompleks Curug Gomblang, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas.

Diralat, Korban Serangan Babi Hutan Ternyata Ada Lima Orang, Awalnya Tabrak Waisah di Sawah
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Tim gabungan Tagana Kabupaten Banyumas saat pencarian babi celeng di Pos Curug Gomblang, Rabu (3/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Setelah penyelidikan lebih lanjut, korban serangan babi hutan di Desa Windujaya dan Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, ternyata ada lima orang.

Berdasarkan informasi Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Ady Chandra mengatakan, sebelumnya sempat dilaporkan korban yang diserang babi hutan sebanyak empat orang.

Tetapi, setelah melakukan penyisiran lebih detail, ada 5 warga yang menjadi korban serangan babi hutan tersebut.

"Sebelum menyerang empat orang, terlebih dahulu menyerang Waisah (65), sama-sama warga Desa Windujaya," ujar Ady Chandra kepada Tribunjateng.com, Rabu (3/7/2019).

Tim gabungan saat ini berada di titik kumpul lokasi perburuan babi di kompleks Curug Gomblang, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.

Ady mengatakan, jika Waisah saat itu berada di sawah tiba-tiba datang babi hutan dan menabrak korban.

Korban yang panik kemudian berteriak meminta pertolongan warga.

"Waisah saat itu hanya mengalami luka ringan. Setelah diseruduk babi hutan itu, dia lalu langsung lari ke arah timur. Warga yang mendengar teriakan korban berupaya mengejar babi," tambahnya.

Setelah menyerang Waisah, barulah kemudian babi hutan menyerang Maksum (65) yang saat itu sedang mencari rumput.

Setelah menyerang Maksum, babi itu kemudian lari ke arah timur dan menyerang secara brutal Warsinah (70) korban meninggal yang saat itu sedang mencari daun cengkeh.

Lokasi Warsinah berjarak sekitar 500 meter dari lokasi Maksum.

Sementara itu, Kadus II Desa Windujaya Amin Mustofa saat dikonfirmasi mengatakan, sempat melihat Warsinah diserang, warga lainnya Rahmat Suwaryo (52) berusaha menolong.

Namun akhirnya turut diserang dan mengalami luka berat.

"Warga lain yang melihat kedua orang tersebut diserang berusaha menolong, babi hutan akhirnya lari ke desa sebelah dan menyerang Karsikin (70), warga Desa Melung," kata Amin.

Amin menjelaskan, jika total ada empat korban warga Desa Windujaya, yaitu Waisah (luka ringan), Maksum (luka ringan), Warsinah (meninggal dunia) dan Rahmat Suwaryo (luka berat), kemudian satu warga Desa Melung, Karsikin (luka ringan). (Permata Putra Sejati)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved