Dua Wanita Indonesia Divonis 15 Tahun Penjara Karena Gabung ISIS

Dua Warga Negara Indonesia (WNI) tak bisa pulang kembali ke nusantara karena harus ditahan di penjara Irak.

Dua Wanita Indonesia Divonis 15 Tahun Penjara Karena Gabung ISIS
ISTIMEWA
Mahasiswi yang Gabung ISIS 

TRIBUNJATENG.COM  -- Dua Warga Negara Indonesia (WNI) tak bisa pulang kembali ke nusantara karena harus ditahan di penjara Irak.

Kedua WNI wanita tersebut dituntut 15 tahun penjara oleh pemerintah Irakkarena diduga bergabung dengan kelompok ISIS.

Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia bahkan sudah mengonfirmasi terkait kabar penahanan ini.

Kisah Rahmat Setelah Duel dengan Babi Hutan, Beberapa Bagian Tubuhnya Terkoyak Taring Babi

Juru bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah menyebutkan kalau dua WNI yang ditahan bernama Aidha dan Amalia.

Keduanya akan mulai ditahan padabulan Juli dan April 2019.

"Kalau mereka diputus bersalah atas dasar hukum Irak, ya mereka harus menghabiskan masa hukuman di negara tersebut," kata Faizasyah.

Dikutip dari BenarNews, Faizasyah tidak paham bagaimana kedua wanita tersebut bisa bergabung di kelompok teroris ISIS.

Faizasyah mempertanyakan apakah ada orang Indonesia yang memang menjadi penghubung kelompok teroris yang berpusat di Timur Tengah tersebut.

"Kami masih belum mendapatkan informasi lebih lanjut karena detilnya masih diurus oleh petugas imigrasi," ungkap Faizasyah.

Pablo Benua dan Rey Utami Hapus Video Ikan Asin, Katakan Tak Takut Itu Permintaan Barbie

Pemerintah Indonesia tidak dapat membantu warga negaranya yang diketahui bergabung dengan ISIS karena kelompok tersebut juga sudah dilarang keras oleh pemerintah setempat.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved