Hari Nur Absen Bela PSIS Semarang Lawan Persela, Hasil Uji Lab Sakitnya Seperti Septian David

Striker sekaligus kapten tim PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto hampir pasti absen membela PSIS melawan Persela Lamongan, Sabtu (6/7/2019) mendatang.

Hari Nur Absen Bela PSIS Semarang Lawan Persela, Hasil Uji Lab Sakitnya Seperti Septian David
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Aksi Hari Nur saat membela PSIS Semarang melawan Barito Putera belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Striker sekaligus kapten tim PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto hampir pasti absen membela PSIS melawan Persela Lamongan dalam pertandingan Liga 1 pekan ketujuh di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (6/7/2019) mendatang.

Pasalnya, pasca menjalani pertandingan kontra Barito Putera, kondisi Hari Nur justru kurang fit.

Hari Nur saat mengalami gejala sakit demam berdarah (DB) dan tifus.

Bahkan, sejak Selasa (2/7/2019), Hari Nur harus dirawat di rumah sakit di Semarang.

Mengenai kondisi Hari Nur saat ini juga dibenarkan General Manager PSIS Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto.

Menurut Liluk, kondisi Hari Nur masih akan terus dipantau 1-2 hari ke depan.

"Kalau Hari Nur, kami masih menunggu perkembangannya. Karena dari laporan tim dokter, baru gejala demam berdarah dan tifus. Kami sudah komunikasi dengan dokter. Kalau memang kondisi Hari Nur bagus, satu dua hari dia boleh istirahat. Dan kalau tim dokter merekomendasi, Hari Nur boleh dimainkan melawan Persela," kata Liluk, Rabu (3/7/2019).

Sakit yang dialami Hari Nur ini sama dengan yang dialami wonderkid PSIS Semarang Septian David Maulana.

Bahkan, David harus melewatkan tiga pertandingan berturut-turut PSIS Semarang yakni menghadapi Bali United, Perseru Badak Lampung, dan Barito Putera.

Adapun untuk laga kontra Persela, David diharapkan bisa kembali dimainkan.

"Untuk David insya Allah dia bisa dimainkan. Sekarang masih berlatih khusus untuk mengembalikan kondisinya," kata Liluk.

Dihubungi terpisah, dokter tim PSIS Semarang Dwi Yoga Yulianto menjelaskan, pasca pemeriksaan, Hari Nur harus menjalani rawat inap selama tiga hari.

"Hasil pemeriksaan laboratorium, gejala tifus. Paling tidak tiga hari dirawat. Untuk lawan Persela lihat perkembangan, karena pasca rawat inap perlu pemulihan," ungkap Dokter Yoga. (F Ariel Setiaputra)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved