Ini Alasan Lalu Muhammad Zohri Belum Pasti Berangkat ke SEA Games Filipina 2019

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung

Ini Alasan Lalu Muhammad Zohri Belum Pasti Berangkat ke SEA Games Filipina 2019
FERNANDO RANDY/TABLOID BOLA
Sprinter asal Indonesia, Lalu Muhammad Zohri bereaksi seusai final nomor lari 100 meter putra cabang atletik Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/8/2018). 

TRIBUNJATENG.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung, belum bisa memastikan apakah sprinter Lalu Muhammad Zohri akan ikut berangkat ke SEA Games 2019 di Filipina pada Desember mendatang.

 Menurut Tigor Tanjung, Lalu Muhammad Zohri belum tentu punya cukup waktu untuk mengembalikan kondisi dan berpartisipasi pada pesta olahraga antar-negara Asia Tenggara tersebut.

"Dari teori kepelatihan, sangat sulit untuk atlet berlatih dalam waktu panjang dan keras. Tidak mungkin dipaksakan," kata Tigor kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/6/2019).

Tigor menjelaskan bahwa setiap atlet akan menjalani periode latihan selama beberapa waktu untuk menghadapi turnamen olahraga.

Setelah turnamen selesai, mereka akan menjalani masa istirahat sebelum memulai periode latihan berikutnya.

Dalam kasus Zohri, dia akan turun pada Kejuaraan Dunia 2019 yang berlangsung pada 28 September-6 Oktober mendatang di Doha, Qatar.

Sementara itu, pelaksanaan SEA Games 2019 pada bulan Desember berada pada rentang waktu yang sama dengan proyeksi jeda yang akan dijalani Zohri seusai Kejuaraan Dunia.

"Begitu kami tahu SEA Games pada Desember 2019, rasanya sulit karena waktu pelaksanaannya jatuh pada masa istirahat Zohri usai Kejuaraan Dunia Atletik 2019," tutur Tigor.

"Waktu itu, kami sudah proyeksikan dan rapatkan dengan pelatih soal pemain yang diproyeksikan ke SEA Games dan Kejuaraan Dunia. Zohri kami proyeksikan untuk Kejuaraan Dunia," ujar dia lagi.

Mengacu pada hal itu, Tigor Tanjung pun tidak mau memaksakan Lalu Muhammad Zohri untuk berlaga di Filipina.

Apalagi, atlet asal Nusa Tenggara Barat tersebut juga masih harus menyiapkan diri menuju Olimpiade 2020 di Tokyo.

"Secara teknis kepelatihan, sulit membuat Zohri bisa maksimal pada SEA Games karena dia bukan robot. Apalagi, dia juga akan ke Olimpiade dan kami maunya dia berprestasi di sana," kata Tigor.

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Lalu Muhammad Zohri sudah memastikan diri lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved