Harga Tiket Laga PSIS vs Persela Turun, Panpel Sediakan 1.500 Tiket untuk LA Mania

Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang kembali menurunkan harga tiket jelang menjamu tamu PSIS, Persela Lamongan

Harga Tiket Laga PSIS vs Persela Turun, Panpel Sediakan 1.500 Tiket untuk LA Mania
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
Ketua Panpel PSIS, Ferdinand Hindiarto (Tengah) menghadiri jumpa pers terkait kesiapan Panpel menggelar pertandingan lawan Persela di Jalan Semeru Dalam 1 Semarang, Rabu (3/7/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang kembali menurunkan harga tiket jelang menjamu tamu PSIS, Persela Lamongan, Sabtu (6/7/2019) mendatang.

Harga tiket yang diturunkan Panpel yaitu di tribun selatan dan tribun barat A.

Pada laga sebelumnya, harga riket di tribun selatan dibanderol harga Rp 50 ribu, sementara untuk laga kontra Persela dibanderol sebesae Rp 45 ribu.

Sementara untuk tribun barat bagian A, pada laga sebelumnya dibanderol harga sebesar Rp 115 ribu. Pada laga melawan Persela akan diturunkan menjadi Rp 100 ribu.

Ketua Panpel PSIS, Ferdinand Hindiarto menjelaskan pihaknya dalam laga kontra Persela bakal mencetak 10.000 lembar tiket, 1.500 tiket disiapkan untuk suporter tim tamu, LA Mania.

"Ijin sudah kami perolel dari Polres Magelang. Kemudian kami menyediakan 10.000 tiket kurang lebih. Kemudian kami siapkan 1.500 lembar tiket untuk LA Mania suporter Persela dan akan kami tempatkan di tribun barat bagian utara," kata Ferdinand.

Berkaca pada laga kontra Barito Putera, jumlah penonton yang hadir sebanyak 11.950. Jumlah ini melebihi kuota yang disediakan.

Sekitar 8.000 tiket. Ferdinand menjelaskan pihaknya sudah menyediakan tiket cadangan bila terjadi hal serupa.

"Kami pastinya sudah sediakan tiket cadangan. Kami selalu menyiapkan tiket cadangan karena Panpel selalu membuat analisis setiap kali pertandingan," ungkapnya.

Ferdinand menegaskan tetap akan melakukan pengawasan ketat untuk pedagang asongan dan penonton. Terutama jika ada botol atau gelas minuman yang dibawa masuk kedalam stadion.

Hal ini untuk menghindari aksi pelemparan ke arah lapangan yang bisa sewaktu-waktu terjadi.

"Tentu kami berharap dari Panpel, kami sudah melakukan evaluasi untuk mencegah kasus terjadinya pelemparan botol misalnya waktu lawan Persija. Besok masih akan kami terapkan dan tingkatkan terus. Terutama untuk pedagang asongan fi dalam stadion tidak kami perkenankan menjual minuman dalam bentuk kemasan botol maupun gelas," pungkasnya.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved