38 Pejabat Administrator dan Pengawas Dirotasi, Bupati Pati: Jangan Sampai Ada Prasangka Buruk

Bupati Pati Haryanto melantik dan mengambil sumpah jabatan 38 pejabat administrator dan pengawas hasil rotasi di Lingkungan Pemkab Pati.

38 Pejabat Administrator dan Pengawas Dirotasi, Bupati Pati: Jangan Sampai Ada Prasangka Buruk
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto melantik dan mengambil sumpah jabatan 38 pejabat administrator dan pengawas hasil rotasi di Lingkungan Pemkab Pati, Kamis (4/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto melantik dan mengambil sumpah jabatan 38 pejabat administrator dan pengawas hasil rotasi di Lingkungan Pemkab Pati, Kamis (4/7/2019).

Turut dihadir Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para camat, pelantikan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kantor Pemkab Pati.

Dalam sambutannya, Haryanto mengatakan, rotasi dalam OPD merupakan hal yang biasa.

Di satu sisi ada yang purnatugas, di sisi lain saling mengisi kekosongan posisi.

Ia menjelaskan, dalam rotasi pasti ada yang sesuai keinginan hati nurani, tapi ada juga yang tidak sesuai.

Namun, rotasi ini perlu dilakukan sebagai penyegaran di lingkungan kerja.

Haryanto menegaskan, jangan sampai ada pejabat yang berpikiran negatif.

Misalnya merasa dipindahkan karena punya masalah tertentu.

"Sebab, kalau pegawai bermasalah, justru tidak akan dapat tempat. Selain itu juga mendapat surat penurunan pangkat," imbuhnya.

Haryanto mengungkapkan, penempatan para pejabat ini disesuaikan kompetensi yang dimiliki.

"Menyesuaikan antara posisi yang akan ditempati dengan kompetensi yang dimiliki itu bukan hal yang mudah," tambahnya.

Menurutnya, proses penempatan ini telah melalui berbagai kajian dan pertimbangan dari sejumlah pihak atau instansi yang bersangkutan.

"Jadi jangan punya keinginan kerja di situ terus atau di satu tempat saja. Jangan bingung sendiri dan jangan suka tanya sana sini. Atau malah mempunyai prasangka buruk," ucapnya.

Haryanto berharap, para pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

"Jangan sampai baru 1 atau 2 hari dipindah sudah tidak betah dan merasa tidak nyaman. Lebih baik diikuti saja dengan baik sebagai penyegaran," tandasnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved