Jadi Penyelenggara Terbaik, Alasan MXGP Pilih Kota Semarang Lagi

Penyelenggaraan MXGP menyimpan cerita menarik menjelang dimulainya seri ke-11 dan ke-12 balapan motocross paling bergengsi di dunia tersebut di

Jadi Penyelenggara Terbaik, Alasan MXGP Pilih Kota Semarang Lagi
IST
Wali Kota Semarang dan Ketua IMI Pusat melaunching Gelaran Motocroos Grandprix of Asia Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyelenggaraan MXGP menyimpan cerita menarik menjelang dimulainya seri ke-11 dan ke-12 balapan motocross paling bergengsi di dunia tersebut di Indonesia.

Memasuki tahun ketiga masuknya Indonesia dalam kalender MXGP, Pangkal Pinang yang selama dua tahun berturut - turut dipilih sebagai salah satu tuan rumah sejak tahun 2017, tak lagi ada dalam daftar.

MXGP di tahun 2019 memilih menunjuk Kota Palembang untuk menggelar MXGP of Indonesia, dan Kota Semarang untuk MXGP Of Asia.

Banyaknya pengajuan daerah di Indonesia untuk menjadi tuan rumah rupanya menjadi pertimbangan, hal tersebut terungkap melalui keterangan yang diberikan Ketua IMI, Sadikin Aksa, pada kegiatan peluncuran MXGP Of Asia di Balaikota Semarang, Kamis (4/7).

"Ada pengajuan dari daerah lain, tapi untuk MXGP Of Asia tetap memilih Kota Semarang," ungkap anak dari Aksa Mahmud, pendiri Bosowa Corp. itu.

Lebih lanjut terkait dipilihnya kembali Kota Semarang sendiri, Sadikin Aksa menegaskan jika Kota Semarang dinilai menjadi salah satu penyelenggara MXGP terbaik di dunia.
"Kota Semarang dinobatkan sebagai penyelengara dengan promosi terbaik di dunia, saya mewakili Pak Wali menerima penghargaan di itali, dan tahun ini MXGP ingin menjadikan kota semarang sebagai track terbaik dunia," pungkasnya.

"Satu - satunya sirkuit yang bisa jumping miring hanya di Kota Semarang, dan kalau crosser dunia semakin menantang semakin suka," pungkas Sadikin Aksa.

Adapun alasan melabeli penyelenggaraan MXGP di Kota Semarang dengan tajuk MXGP of Asia disebut karena Semarang memiliki potensi pasar yang lebih besar ketimbang daerah lainnya.

"Levelnya lebih besar di Semarang dibanding MXGP Of Indonesia, kita melihat penonton lebih banyak," jelas adik dari Erwin Aksa itu.

Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimis jika pelaksanaan MXGP di Kota Semarang pada tahun 2019 dapat lebih baik dari tahun sebelumnnya.
"MXGP tetap berjalan di Kota Semarang, yang berbeda pelaksanannya semula oleh IMI Jateng, tahun ini langsung oleh IMI Pusat," tegas Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu.

"MXGP Of Asia juga menjadi rangkain peak season event Kota Semarang untuk menarik wisatawan.

Di awal bulan ada Rakernas APEKSI, tengah bulan ada MXGP, akhir bulan ada Asean School Games dan Asean Festival," paparnya.

MXGP di Kota Semarang yang akan berlangsung selama 12 - 14 Juli 2019 tersebut akan dihadiri oleh 41 pembalap dari 18 negara.

Juara Dunia MXGP tahun 2018 Jeffrey Herlings pun dipastikan akan ambil bagian setelah sembuh dari cidera. Persiapan event selama dua minggu, dilakukan langsung oleh Youthstream sebagai penyelenggara resmi MXGP. (*)

Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved