Video 2 Kecamatan di Lereng Gunung Slamet Pemalang Kekeringan Sejak April 2019

Dua kecamatan di lereng Gunung Slamet Kabupaten Pemalang terdampak kekeringan sejak April 2019, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari paling parah.

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Dua kecamatan di lereng Gunung Slamet Kabupaten Pemalang terdampak kekeringan sejak April 2019. Dimana Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari paling parah kondisinya.

Pasalnya di desa tersebut tidak ada sumber mata air. Selain itu jarak Desa Clekatakan paling jauh dari satu-satunya sumber air yang terletak di Desa Karangsari. Berjarak sekitar 12 kilometer serta medan perbukitan, masyarakat benar-benar harus menghemat air.

Desa Clekatakan terletak di lereng Gunung Slamet berjarak hanya 5 kilometer dari puncaknya. Hal tersebut membuat masyarakat meletakkan dirigen ataupun ember di luar rumah, agar saat bantuan air datang bisa segera mengantre. Sejumlah warga mengaku, kelangkaan air bersih membuat warga lereng Gunung Slamet menderita.

selengkapnya 

Duka Kemarau Warga Lereng Gunung Slamet, Air Bersih Rp 200 Ribu, Bakal Berebut Jika Ada Droping

Penulis: budi susanto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved