Video Petani Kentang Terdampak Fenomena Bun Upas di Dieng

Fenomena embun es di Dieng berhasil menarik wisatawan dari berbagai daerah untuk berkunjung ke Dieng. Sejak pagi buta, ratusan hingga ribuan wisatawan

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -  Jangan tanyakan bagaimana perasaan petani yang lahannya diselimuti es. Sudah pasti, perasaan mereka bertolak belakang dengan para pelaku wisata. Embun es yang menyelimuti tanaman kentang tak ubahnya racun.

Tanaman yang terkena embun es menjadi terhambat pertumbuhannya hingga mati. Ancaman gagal panen datang bersamaan dengan turunnya embun es yang menempel di tanaman. Kehadiran embun es menghancurkan harapan petani yang ekonominya bergantung dari hasil bumi. Itulah sebabnya fenomena ini disebut bun upas oleh warga setempat yang berarti embun beracun.

Bersamaan dengan orang-orang yang tengah berburu foto di ladang kentang, sejumlah petani sibuk menyiapkan peralatan dan mesin untuk mengairi kebun mereka. Tak kecuali Matrodin, petani dari Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Banjarnegara.

Keriuhan wisatawan menyambut embun es di lapangan candi sama sekali tak digubrisnya. Ia sibuk sendiri untuk menyelamatkan tanamannya yang terkena bun upas. Ia berusaha mencari air untuk menyirami lahannya yang terkena dampak embun es atau bun upas.

Fenomena Embun Es Dieng, Bagaimana Perasaan Petani Melihat Tanaman Rusak Jadi Objek Foto Wisatawan?

Penulis: khoirul muzaki
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved