Wali Kota Hendi Kisahkan Sejarah Hutan Wisata Tinjomoyo, dari Kebun Binatang hingga Pasar Semarangan

“Dulu dipakai untuk kebun binatang. Seperti Taman Safari, mobil bisa masuk dan binatangnya di kiri kanan,” ungkapnya

Wali Kota Hendi Kisahkan Sejarah Hutan Wisata Tinjomoyo, dari Kebun Binatang hingga Pasar Semarangan
Istimewa
Wali Kota Hendi saat memberikan sambutan dalam kegiatan penanaman pohon bersama Apeksi 2019 di Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang, Kamis (4/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hutan Wisata Tinjomoyo yang terletak di wilayah Tinjomoyo, Banyumanik, tepatnya di dekat Kampus Unika Semarang, adalah salah satu destinasi wisata di Kota Semarang.

Bagi Anda yang belum tahu, sebelum menjadi hutan wisata dan dimeriahkan event Pasar Semarang, dulunya lokasi tersebut merupakan kebun binatang.

Hal itu dikisahkan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) usai menanam pohon di Hutan Wisata Tinjomoyo bersama Apeksi 2019, Kamis (4/7/2019) hari ini.

“Dulu dipakai untuk kebun binatang. Seperti Taman Safari, mobil bisa masuk dan binatangnya di kiri kanan,” ungkapnya.

“Tapi di wilayah ini adalah tanah gerak sehingga infrastrukturnya sangat susah perawatannya.”

Pemerintah saat itu pun memindahkan satwa-satwanya ke Mangkang.

Kemudian kepopuleran Tinjomoyo semakin redup sehingga orang-orang mulai melupakannya.

Menurut Hendi, Hutan Tinjomoyo memiliki potensi yang sangat luar biasa dan sangat disayangkan jika terlupakan oleh masyarakat karena terbengkalai.

“Maka saat itu, mulai 2009 dirubah menjadi kawasan hutan wisata,” imbuhnya.

Usai dirubah menjadi kawasan hutan wisata, lahan seluas sekitar 57-58 hektar itu saat ini juga dipakai untuk aktivitas ekonomi, salah satunya adalah event Pasar Semarangan Tinjomoyo.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan oada Jumat malam dan Sabtu malam.

“Ada UMKM yang di sekitar sini dan pengunjung bertransaksinya melalui kartu, jadi non-tunai,” ungkapnya.

Produk yang dijual di sana pun bermacam-macam, seperti kuliner khas Semarang dan barang-barang lain. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved