Kemarau Membuat Air Sumur Warga Sumpiuh Banyumas Menguning

Musim kemarau yang melanda menyebabkan air sumur milik warga di Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas menguning

Kemarau Membuat Air Sumur Warga Sumpiuh Banyumas Menguning
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
ibu-ibu di Desa Nusadadi pada saat mencuci pakaian di Sungai, karena air sumur mereka bau dan menguning, pada Jumat (5/7/2019). 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Ariono Poerwanto mengatakan hingga saat ini terdapat 10 desa di Kabupaten Banyumas yang mulai mengalami krisis air bersih.

Sebanyak 10 desa tersebut, adalah Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo, Desa Nusadadi Kecamatan Sumpiuh, Desa Karanganyar Kecamatan Patikraja, Desa Kediri Kecamatan Karanglewas, Desa Srowot Kecamatan Kalibagor, Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang, Desa Tamansari Kecamatan Karanglewas, dan Desa Karangtalun Kidul Kecamatan Purwojati.

"Wilayah kecamatan  tersebut termasuk zona merah kekeringan," tandasnya. 

"Desa Nusadadi merupakan zona merah kekeringan, bantuan  akan kami prioritaskan. Hari ini akan dikirim dua  tangki sekaligus, berdasarkan survei bantuan  sangat diperlukan," tambahnya.

BPBD juga sudah mendistribusikan air ke desa lainnya yang mengalami krisis air bersih.

"Semua desa yang mengalami krisis air sudah kami distribusikan air kecuali ke Desa Tipar dan Desa Jatisaba karena datanya baru masuk," pungkasnya.

Ariono terus melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kekeringan akibat musim kemarau. BPBD sudah  menyiagakan 1.000 tangki air bersih guna mengantisipasi krisis air bersih sebagai dampak musim kemarau.

Berdasarkan data BPBD Banyumas, pada 2018 warga yang tinggal di sejumlah kecamatan zona merah kekeringan di kabupaten tersebut antara lain Sumpiuh, Banyumas, Somagede, Kalibagor, Cilongok, Purwojati, Kebasen, dan Karanglewas. (Tribunjateng/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved