Kisah Imigran Muslim Somalia Yang Jadi Wali Kota di Sheffield dan Kini Anggota Parlemen Eropa

Gaya Magid selalu berbicara lugas, ke pokok persoalan, dan tak mencoba menutup-nutupi perasaan.

Kisah Imigran Muslim Somalia Yang Jadi Wali Kota di Sheffield dan Kini Anggota Parlemen Eropa
BBC News Indonesia
Seperti inilah penampilan Magid Magid, politisi Inggris yang pernah menjadi Wali Kota Sheffield dan kini menjadi anggota Parlemen Eropa. 

TRIBUNJATENG.COM - Penampilan Magid Magid tak seperti politisi kebanyakan.

Ia mengenakan kaus oblong, sepatu bot warna hijau, dan topi warna kuning menyala.

Tak heran, dengan penampilan seperti ini, ia ditolak masuk di hari pertama sebagai anggota Parlemen Eropa.

"Saya sadar saya berbeda (dengan kebanyakan politisi lain). Saya tak punya cara untuk menyembunyikan identitas."

"Saya berkulit hitam dan nama saya Magid. Saya tak akan menyesuaikan diri (menjadi anggota Parlemen Eropa)," demikian jawaban Magid setelah ia tak dibolehkan masuk ke kompleks parlemen.

Parlemen Eropa membantah staf "mengusir" Magid.

Magid meyakini orang yang mengusirnya adalah "pegawai Parlemen Eropa".

Seperti itulah gaya Magid, ia selalu berbicara lugas, ke pokok persoalan, dan tak mencoba menutup-nutupi perasaan.

Ia mengatakan insiden yang menimpa dirinya mencerminkan pandangan publik tentang apa yang mereka bayangkan sebagai politisi di Eropa: berkulit putih dan berjas rapi.

Pendapatnya bisa dipahami karena dari 751 anggota Parlemen Eropa, yang berkulit hitam seperti dirinya kurang dari 12 orang.

Halaman
1234
Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved