Pelaku Tak Terima Istrinya Diganggu Korban, Jadi DPO Polisi Empat Bulan, Kasus Penganiayaan

Salafudin selama empat bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian terkait kasus dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.

Pelaku Tak Terima Istrinya Diganggu Korban, Jadi DPO Polisi Empat Bulan, Kasus Penganiayaan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Petugas Polsek Sragi memeriksa pelaku penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Pekalongan, Jumat (5/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Tak terima istrinya sering diganggu, M Salafudin Aput Pranata (23) warga Dukuh Cokrah, Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan nekat menghajar Isdadul (24) warga Kelurahan Kertijayan Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan dengan cara memukuli dan menendangnya berkali-kali.

Akibat perbuatannya itu, pelaku kini harus berurusan dengan kepolisian.

Salafudin selama empat bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian terkait kasus dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan, penganiayaan terjadi di Desa Siwalan pada 13 Maret 2019.

Saat itu, pelaku tidak terima istrinya sering diganggu Isdadul di rumahnya.

Pelaku pun cemburu dan marah.

Pada saat ketemu korban, pelaku langsung menyerang korban dengan memukul dan menendang.

"Korban tidak terima karena mengalami luka-luka kemudian langsung laporan ke Polsek Sragi. Atas laporan tersebut, anggota mencari keberadaan pelaku dan berhasil diamankan di tempat tongkrongannya di Jalan Raya Babel, Kecamatan Wonokerto, pada Rabu (3/7/19) pukul 20.30," kata Iptu Akrom kepada Tribunjateng.com, Jumat (5/7/2019).

Menurut Akrom, dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korbannya dikarenakan pelaku merasa cemburu karena istrinya sering diganggu oleh korban.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukumannya 2 tahun kurungan penjara," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved