Ada Air Mata di Duet Pasha Ungu dan Mbak Ita Dalam Penutupan Rakernas Apeksi XIV di Semarang

Duet antara Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Wakil Wali Kota Palu Pasha Ungu, menutup rangkaian Rakernas Apeksi XIV

Ada Air Mata di Duet Pasha Ungu dan Mbak Ita Dalam Penutupan Rakernas Apeksi XIV di Semarang
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Wakil Walikota Semarang,Hevearita Gunaryanti Rahayu berduet dengan Wakil Walikota Palu, Palu Sigit Purnomo atau lebih dikenal dengan "Pasha Ungu" saat acara penutupan Rakernas XIV APEKSI Tahun 2019 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Sabtu (6/7). Selain menyanyikan lagu khas dari Palu ada juga pertunjukan tarian khas dari Palu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Jamal A Nashr

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Duet Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dengan Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu, menutup rangkaian Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ( Apeksi) ke-14 di Lapangan Pancasila Simpanglima Kota Semarang, Sabtu (6/7/2019).

Dalam duet dua tokoh tersebut, mereka menyanyikan dua buah lagu yang berjudul Andai Ku Tahu dan Kekasih Gelapku.

Pasha sempat menetaskan air mata sebelum menyanyikan lagu Andi Ku Tahu. Air matanya tidak terbendung ketika menceritakan gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, September 2018.

Suara khas Pasha Ungu lantas memancing warga yang datang di Lapangan Simpanglima mendekat ke panggung. Warga kemudian ikut larut menyanyikan lagu sambil mengabadikan momen menggunakan kamera ponsel.

Selain menyanyikan dua lagu tersebut, Pasha juga membawakan lagu khas Suku Kaili Kota Palu berjudul Topo Tara.

Demi Waktu, lagu yang melambungkan nama Pasha di dunia musik Indonesia, juga turut dinyanyikan. Pasha menyanyikan lagu-lagu tersebut diiringi musik tradisional khas Palu.

"Saya datang ke Kota Semarang tidak sendiri, saya juga mengajak kawan saya di Forkompida ada Kajari Palu, Kapolres Palu, dan Komandan Kodim Palu," sebut Pasha di sela acara.

Penutupan Rakernas Apeksi tersebut sekaligus juga menutup Indonesia City Expo (ICE) ke-17. Pameran produk kreatif tersebut diselenggarakan sejak Rabu (3/7/2019) Lapangan Pancasila Simpang Lima dan ditutup hari ini.

Selain penampilan Pasha, Kota Palu Juga menampilkan dua kesenian tradisional, yaitu Musik Teku-teku dan Sangu Patuju. Musik Teku-teku merupakan pertunjukkan musik khas Palu yang biasa ditampilkan ketika terjadi gerhana, baik gerhana bulan maupun matahari. Sementara Sangu Patuju merupakan perpaduan musik khas Palu dengan musik Mandarin dan Bali.

Wakil Wali Kota Palu, Palu Sigit Purnomo atau lebih dikenal
Wakil Wali Kota Palu, Palu Sigit Purnomo atau lebih dikenal "Pasha Ungu" saat acara penutupan Rakernas XIV APEKSI Tahun 2019 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Sabtu (6/7/2019). Selain menyanyikan lagu khas dari Palu ada juga pertunjukan tarian khas dari Palu. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved