Denny Yustiniadi, Pegiat Lingkungan Asal Semarang, Dorong Berdayakan Sampah Basah Menjadi Kompos

"Baik ibu-ibu PKK, instansi pemerintah, swasta, hingga ke sekolah. Saya ingin ada edukasi yang menyeluruh terkait sampah ke mereka," ujar dia

Denny Yustiniadi, Pegiat Lingkungan Asal Semarang, Dorong Berdayakan Sampah Basah Menjadi Kompos
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Denny Yustiniadi, pegiat lingkungan asal Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sudah belasan tahun Denny Yustiniadi mengabdikan dirinya di bidang lingkungan. Mimpi pegiat lingkungan asal Semarang itu, adalah melihat Indonesia terbebas dari sampah.

Ditemui Tribun Jateng, Sabtu (6/7/2019) Denny mengaku terus mendorong masyarakat memiliki rasa peka terhadap lingkungannya.

Salah satu upayanya adalah pengelolaan bank sampah di Semarang.

"Dengan bank sampah, sampah-sampah yang ada di rumah tangga bisa diuraikan. Sampah basah bisa jadi kompos, sampah plastik dibuat kerajinan kembali," terangnya.

Pria kelahiran Semarang 15 Januari 1957 ini juga mengungkapkan, bersama rekan-rekannya di LSM Bintari, mengupayakan agar hingga akhir tahun ini di Semarang ada 50 bank sampah aktif. Sebagai perbandingan, saat ini di Semarang baru ada 25 bank sampah yang aktif.

"Kesadaran seperti ini harus ada yang memulainya. Harus dari diri sendiri dahulu kemudian tularkan ke orang lain," ujar dia.

Perihal terjunnya di dunia lingkungan, ayah dua anak ini mengaku hal tersebut tidak disangkanya sama sekali. Denny hanya mengaku resah dengan lingkungannya yang sempat kotor dan tak terawat.

"2006 saya masuk LSM Bintari yang fokus terhadap lingkungan. Kebetulan saat itu ada kerjasama dengan swasta dari Jepang terkait kebersihan lingkungan," ungkapnya.

Di LSM tersebut terbagi dalam beberapa divisi. Di antaranya divisi mangroove, penghijauan, hingga pengelolaan sampah. Di sana ia masuk dalam divisi komposting.

"Saya di situ baru melihat bahwa sampah di lingkungan saya ternyata banyak sekali, dan bisa diolah apabila ada kemauan," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved