Mahasiswi Undip Asal Kabupaten Pati Ini Ciptakan Produk Pemutih Gigi Ramah Lingkungan

Kebiasaan mengonsumsi kopi, teh, minuman bersoda, permen, dan rokok dapat menjadikan warna gigi menguning.

Mahasiswi Undip Asal Kabupaten Pati Ini Ciptakan Produk Pemutih Gigi Ramah Lingkungan
IST
Kencana (dua dari kiri) bersama rekan-rekannya menunjukkan Nothing (Nanoparticle Natural Charcoal Teeth Whitening), produk pemutih gigi ramah lingkungan yang mereka ciptakan. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kebiasaan mengonsumsi kopi, teh, minuman bersoda, permen, dan rokok dapat menjadikan warna gigi menguning.

Gigi yang menguning tentu dianggap menganggu penampilan.

Itulah sebabnya setiap orang harus melakukan sikat gigi minimal dua kali sehari.

Sayangnya, produk pasta gigi yang jamak beredar di pasaran banyak mengandung senyawa kimia SLS (Sodium Lauryl Sulfat) yang bersifat karsinogenik.

SLS ini akan membuka celah antara mukosa di kulit dan sel dalam mulut, yang memungkinkan racun atau zat karsinogen masuk.

Hal itu disampaikan Kencana Ayudya Prabahandari (19), mahasiswi Prodi Biologi Universitas Diponegoro asal Pati, kepada Tribunjateng.com, Sabtu (6/7/2019).

"Selain itu, banyak produk pasta gigi yang mengandung butiran biru atau microbeads.

Padahal, hanya dengan satu kali pemakaiannya, produk semacam ini menyebabkan 100.000 partikelnya mengalir ke laut," ujar dara asal Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan ini.

Kencana menjelaskan, ukurannya yang sangat kecil membuat microbeads dapat menembus berbagai penyaringan air hingga bermuara ke sungai atau danau.

Menurutnya, para peneliti sudah mulai melihat dampaknya sampai laut Arktik.

Halaman
123
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved