257 Desa di Banyumas Akan Gelar Pilkades, Ada Calon Seorang Istri Lawan Suami

Perintah Kabupaten Banyumas akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 23 Juli 2019 mendatang.

257 Desa di Banyumas Akan Gelar Pilkades, Ada Calon Seorang Istri Lawan Suami
TRIBUNJATENG/Istimewa
Pemilih pada saat memasukan surat suara pada Pilkades di Kabupaten Banyumas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Perintah Kabupaten Banyumas akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 23 Juli 2019 mendatang.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Banyumas, Djoko Setiono mengatakan jika ada sedikit perubahan terkait jumlah desa yang akan mengikuti Pilkades serentak nanti.

"Perkembangan terbaru terkait pesta demokrasi tingkat desa tersebut akan digelar di 257 desa atau berkurang 10 desa dari yang semula 267 desa," ujar Djoko kepada Tribunjateng.com, Minggu (7/7/2019).

"Seorang kepala desa melaksanakan jabatannya selama enam tahun terhitung sejak dilantik. Dari 10 kepala desa (yang memilih tidak mengikuti Pilkades Serentak 2019) ini tentu memiliki hak, apakah akan ikut pada 23 Juli atau mau menyelesaikan sampai akhir masa jabatan," tambahnya.

Acara Sharing Time Ustadz Hanan Attaki di Tegal Dibatalkan, Ada Apa?

BREAKING NEWS: Info Gempa Malam Ini Berpotensi Tsunami, Maluku Utara Diguncang Gempa 7,1 SR

Kecelakaan di Tawangmangu Karanganyar, Minibus Elf Diduga Rem Blong Tabrak Bus Pariwisata

Terungkap Kenapa 38 Calon Siswa Baru di Semarang Terlempar ke Wonogiri, Begini Nasib Mereka Akhirnya

Persiapan Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Banyumas hingga saat ini sudah memasuki tahap pencalonan, yakni dari bakal calon menjadi calon yang berhak dipilih oleh masyarakat.

"Sosialisasi sudah kami lakukan termasuk koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan Insyallah siap dilaksanakan 23 Juli 2019," katanya.

Ada beberapa hal unik dalam Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Banyumas. Di beberapa desa, ada dua calon yang seluruhnya masih keluarga. Seperti di Kecamatan Sokaraja diikuti oleh sepasang suami-istri serta di Kecamatan Baturraden diikuti oleh seorang bapak dan seorang anaknya.

"Dari aspek normatif tidak ada yang dilanggar. Sekarang kembali kepada masyarakat, lebih memilih siapa. Saya kira persoalannya bukan sekadar memenuhi ketentuan minimal dua calon, tetapi memang 'fight', masyarakat diberikan pilihan," kata Djoko.

Camat Sokaraja, Purjito mengatakan Pilkades Serentak 2019 di wilayahnya akan digelar di 13 desa dari 18 desa yang ada.

Jumlah calon kades di setiap desa di Kecamatan Sokaraja juga bervariasi dan rata-rata diikuti tiga hingga empat calon.

Halaman
123
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved