257 Desa di Banyumas Akan Gelar Pilkades, Ada Calon Seorang Istri Lawan Suami

Perintah Kabupaten Banyumas akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 23 Juli 2019 mendatang.

257 Desa di Banyumas Akan Gelar Pilkades, Ada Calon Seorang Istri Lawan Suami
TRIBUNJATENG/Istimewa
Pemilih pada saat memasukan surat suara pada Pilkades di Kabupaten Banyumas. 

"Ada empat desa yang calonnya dua orang, salah satunya Desa Karangkedawung yang kebetulan merupakan pasangan suami-istri.

Ternyata hanya ada satu pendaftar, kemudian ada pendaftar susulan yang secara kebetulan merupakan istri dari pendaftar pertama, sehingga lolos dan bisa memenuhi ketentuan miniman dua calon," ujarnya.

Kondisi dua calon yang merupakan masih mempunyai hubungan kerabat adalah sebuah tantangan bagi panitia maupun kedua calon itu sendiri. Sebab bagaimana caranya bisa menghadirkan pemilih sebanyak-banyaknya agar memenuhi kuorum.

Dalam hal ini, berdasarkan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 64 Tahun 2017 tentang Pedoman Pemilihan Kepala Desa ditentukan bahwa Pilkades harus diikuti minimal 50 persen warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) ditambah satu orang 50 persen plus 1.

Jika kurang dari kuorum 50 persen plus 1, Pilkades dibatalkan dan desa tersebut akan melaksanakanya kembali pada periode berikutnya yang akan digelar pada tahun 2021.

Pilkades serentak di Kabupaten Banyumas nantinya masih menggunakan sistem manual. Namun pada 2021 nanti, Pemkab Banyumas akan memproyeksikan Pilkades serentak menggunakan sistem e-voting.

"Kami menargetkan pelaksanaan pilkades serentak 2021 menggunakan "electronic voting (e-voting), ungkap Djoko Setiono.

Menurutnya sumber daya manusia (SDM) khususnya masyarakat juga perlu edukasi, sosialisasi, serta pencerahan tentang bagaimana tata cara "e-voting".

Bukan hanya masyarakat, tetapi para calon kepala desa pun harus benar-benar memahami mekanisme pilkades menggunakan "e-voting".

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Halaman
123
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved