Saat Kecil Alami Kesusahan, Tarjuman Bangkit dan Berhasil Jadi Atlet Kickboxing

Laga kickboxing atlet Kota Tegal Tarjuman Ortegal Vs Marcelino Lebe asal Manado di One Pride MMA ditayangkan di TV One

Saat Kecil Alami Kesusahan, Tarjuman Bangkit dan Berhasil Jadi Atlet Kickboxing
Tribun Jateng/ Fajar Burhanudin
Tarjuman (36) Atlet kickboxing Kota Tegal, saat membantu latihan di MMA Fight Club Akur Fihgter Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Laga kickboxing atlet Kota Tegal Tarjuman Ortegal Vs Marcelino Lebe asal Manado di One Pride MMA ditayangkan di TV One, Sabtu (6/7/2019) pukul 22.00 WIB.

Bermain secara apik, Tarjuman kalahkan Marcelino di detik ke 40 dengan teknik guillotine choke di ronde pertama.

Tarjuman mengunci leher Marcelino hingga tidak sadarkan diri.

Wasit menghentikan pertandingan itu, Tarjuman pun memenangkan pertandingan dengan take out.

Namun siapa yang akan menyangka, jika atlet kickboxing Kota Tegal Tarjuman (36) semasa kecilnya harus putus sekolah setelah ibunya meninggal dunia.

Tarjuman, atlet yang penuh prestasi itu harus drop out ketika kelas 5 SD.

"Mamah meninggal saat saya usia sembilan tahun. Ayah menikah lagi, saya jadi tidak terurus. Saat kelas 5 SD, saya putuskan untuk berhenti sekolah," kata Tarjuman kepada tribunjateng.com, Kamis (4/7/2019).

Berbagai prestasi pernah Tarjuman goreskan. Ia pernah menjuarai cabor beladiri Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau pada 2012.

Ia pun meraih medali perunggu di PON Kalimantan Barat pada 2016. Kemudian menjuarai kickboxing pada ulang tahun Lindu Aji yang diselenggarakan di Boyolali pada 2018.

Kini pada 2019,Tarjuman berhasil masuk menjadi fighter di laga kickboxing One Pride MMA 2019.

Halaman
123
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved