Mengenal Captain Vivin, Pilot Perempuan Pertama Asal Papua, Sudah Punya 5.000 Jam Terbang

Octaviyanti Blandina Ronsumbre merupakan sosok perempuan pertama yang menjadi Captain penerbangan (pilot) asal Papua Indonesia.

Mengenal Captain Vivin, Pilot Perempuan Pertama Asal Papua, Sudah Punya 5.000 Jam Terbang
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Octaviyanti Blandina Ronsumbre perempuan pertama yang menjadi Captain penerbangan (pilot) asal Papua Indonesia. Sudah terbangkan lebih dari 5000 jam terbang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Octaviyanti Blandina Ronsumbre merupakan sosok perempuan pertama yang menjadi Captain penerbangan (pilot) asal Papua Indonesia.

Kepada Tribun Jateng, Captain Vivin, panggilan akrabnya, mengaku berbangga atas capaian saat ini.

Captain Vivin ikini bertugas di PT Trigana Air Service.

Tanggungjawabnya menjadi captain terbilang masih cukup singkat yakni sekitar 4 bulan. Meski begitu, dalam hal penerbangan, istri dari seorang anggota TNI AU Lettu Agustinus Sujatmiko tersebut, punya segudang pengalaman.

Di usianya ke-30 tahun ini, tercatat dirinya sudah memiliki kurang lebih 5.000 jam terbang. 120 jam terbang di antaranya saat dirinya duduk di sebelah kiri Kokpit bertindak sebagai captain.

"Bangga tentu ya. Apalagi menjadi captain perempuan pertama dari Papua," jelas captain Vivin, Jumat (5/7/2019) saat Landing di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Namun tak banyak yang tahu, ternyata awalnya perempuan kelahiran 30 Oktober 1988 di Kampung Ambroben Biak, Papua tersebut, bercita-cita menjadi pramugari.

Saat itu tahun 2010 dirinya mendaftar untuk menjadi pramugari. Dua kali percobaan, ia harus mengubur dalam-dalam cita-cita sejak kecilnya dikarenakan tinggi badannya kurang 2 sentimeter.

Octaviyanti Blandina Ronsumbre,  sosok pilot perempuan pertama asal Papua Indonesia.
Octaviyanti Blandina Ronsumbre, sosok pilot perempuan pertama asal Papua Indonesia. (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

"Saat itu kakak saya Yonas Nauriza Hiskia Ronsumbre yang juga sebagai Pilot Garuda memotivasi saya, membantu saya dan mengarahkan saya untuk menerbangkan pesawat," terang Vivin.

Merasa disemangati oleh sang kakak dan beberapa angggota keluarganya, putri dari pasangan Yakobus Ronsumbre asal Biak dan Susilowati asal Jawa tersebut lantas mencoba menjadi pilot.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved