Pemain Ini Jadi Tumbal Kemenangan PSIS Semarang 2-0 Atas Persela Lamongan Kemarin

Kemenangan PSIS atas Persela Lamongan dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga 1 pekan ke tuju lalu harus dibayar mahal.

Pemain Ini Jadi Tumbal Kemenangan PSIS Semarang 2-0 Atas Persela Lamongan Kemarin
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Bek tengah PSIS Semarang Wallace Costa Alves merayakan gol yang ia cetak ke gawang Persela Lamongan melalui titik putih pada menit ke 63 dalam pertandingan Liga 1 pekan ketujuh di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (6/7//2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kemenangan PSIS Semarang atas Persela Lamongan dengan skor 2-0 dalam lanjutan  Liga 1 pekan ke tuju lalu harus dibayar mahal.

Selain dua pemain Mahesa Jenar, Jandia Eka Putra dan Komarudin yang cedera dan harus dibawa ke rumah sakit, tiga pemain dalam laga itu juga diganjar kartu kuning.

Mereka ialah Safrudin Tahar, Rio Saputra, dan Fredyan yang sama sama berposisi di lini belakang. Bagi dua nama pertama dan terakhir kartu kuning itu menjadi yang ke tiga didapat.

Akibatnya dua bek sayap itu mendapat akumulasi larangan bertanding di pekan berikutnya menghadapi Borneo FC di Samarinda. Keduanya menjadi 'tumbal' yang harus dikorbankan untuk tidak mengikuti laga berikutnya.

Berdasar catatan Tribun Jateng, baik Tahar dan Fredyan sama sama mendapat kartu kuning pada laga pembuka Liga 1 melawan Kalteng Putra.

Setelah itu, Safrudin Tahar mendapat kartu kuning lagi di pekan ke tiga saat melawat ke markas Persebaya. Sementara Fredyan mengoleksi kartu ke tiga di pekan ke lima saat bertandang ke Badak Lampung.

Keduanya kembali kompak mengoleksi kartu peringatan itu di laga melawan Persela kemarin. Kecepatan pemain dari Lamongan membuat keduanya terpaksa menghentikan dengan pelanggaran sebelum berbuah menjadi gol untuk lawan.

Menanggapi catatan itu, pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra menyatakan tidak mempermasalahkan perolehan kartu pemainnya. Menurutnya, yang terpenting dalam laga kemarin adalah tren positif meraih poin dan kemenangan.

"Ya kalau laga besok melawan Borneo harus absen kami masih punya pilihan lain. Kami masih ada Sony masih adan Ganjar Mukti mereka juga bagus," ungkap Jafri Sastra.

Meski demikian, keduanya hingga pekan ke tujuh ini memang belum banyak mendapat menit bermain. Karakter keduanya juga berbeda dengan duo fullback Tahar dan Fredyan yang dikenal cepat dan sering membantu lini depan dengan penetrasi umpan silang yang akurat.

"Sekarang tugas saya adalah menyiapkan pemain yang ada untuk laga berikutnya. Evaluasi terus kami lakukan meski kemarin bisa meraih kemenangan namun tetap ada catatan-catatan penting," ucapnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved