Relawan Harap Jokowi Tumpas Habis Radikalisme di Periode Kedua

Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menginginkan agar Presiden Joko Widodo lebih tegas menghadapi radikalisme pada periode keduanya mendatang tahun 2019-2024

Relawan Harap Jokowi Tumpas Habis Radikalisme di Periode Kedua
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Capres petahanan Joko Widodo saat mendatangi kediaman cawapresnya Kiai Haji Maruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin akan menyampaikan pidato terkait hasil sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bandara Halim Perdanakusuma. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menginginkan agar Presiden Joko Widodo lebih tegas menghadapi radikalisme pada periode keduanya mendatang tahun 2019-2024 bersama Ma’ruf Amin.

Hal itu disampaikan Penanggung Jawab ARJ, Haidar Alwi di sela acara pemberian santunan kepada 10 ribu anak yatim piatu di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2019).

“Pak Jokowi harus lebih tegas menghadapi radikalisme di periode kedua karena radikalisme ini mau memecah belah bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Haidar mengatakan sudah saatnya Jokowi mencegah upaya radikalisme untuk memecah belah bangsa setelah pada periode pertama fokus pada pembangunan infrastruktur.

Menurutnya harapan memberantas radikalisme pantas diberikan kepada Jokowi karena sebelumnya ia berani membubarkan Hizbut Thahrir Indonesia (HTI) dengan segala risikonya.

“Padahal Presiden Soeharto dan selanjutnya tidak berani bubarkan HTI, tapi beliau berani dengan segala resiko. Radikalisme harus habis di bumi Indonesia,” pungkasnya.

Keinginan ARJ agar Jokowi-Ma’ruf Amin memberantas radikalisme dituangkan dalam pembacaan doa bersama tokoh enam agama dalam acara pembagian santunan kepada 10 ribu anak yatim piatu tersebut.

Acara tersebut juga dihadiri Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidharto Danusubroto yang mengapresiasi pembagian santunan kepada 10 ribu anak yatim piatu dari lintas agama tersebut.(Tribunnews)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved