PT Indoplas Belum Bayar Gaji dan THR, Yanti Lapor Polda Jateng, Dugaan Penggelapan Dana Karyawan

Sriwidiyanti (43) melaporkan perusahaan tempatnya bekerja, PT Indoplas, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng.

PT Indoplas Belum Bayar Gaji dan THR, Yanti Lapor Polda Jateng, Dugaan Penggelapan Dana Karyawan
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Ratusan karyawan PT Indoplas berkumpul setelah melapor di Mapolda Jateng terkait dugaan penggelapan dana karyawan, Senin (8/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sriwidiyanti (43) melaporkan perusahaan tempatnya bekerja, PT Indoplas, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng.

Ia melaporkan dugaan penggelapan bersama sekitar 220 karyawan lain.

Mereka mendatangi Mapolda Jateng didampingi kuasa hukum, Senin (8/7/2019).

Laporan itu mereka layangkan karena perusahaan tidak membayar gaji Mei dan tunjangan hari raya (THR).

Tak hanya itu, perusahaan juga menunggak membayar BPJS Ketenagakerjaan sejak Januari hingga April 2019.

"Perusahaan tidak memberikan kepastian terkait hak kami. Katanya THR akan dicicil tetapi tanggalnya tidak pasti dan gaji akan diberikan 3 Juni 2019 kalau ada uang dari kostumer masuk. Jika ada, kalau tidak ada berarti tidak gajian. Seharusnya awal bulan gajian," tuturnya.

Wanita yang telah bekerja selama 22 tahun di perusahaan pengolahan biji plastik tersebut mengungkapkan, pada akhir Mei 2019 perusahaan kemudian tak lagi mempekerjakan seluruh karyawan tanpa alasan.

Ia mengatakan, ketika perusahaan berhenti operasi, tidak terjadi peristiwa PHK.

Karyawan diberhentikan tanpa status dan hak yang jelas.

"Pada 28 Mei 2019 tidak operasi sejak pukul 06.30, karyawan masih datang ke perusahaan tetapi tidak beroperasi. Kami masih menunggu kepastian sampai saat ini," katanya.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved