Tahun Ini Pemkab Batang Fokus Perbaiki Jalan Pedesaan, Endro: Agar Tiga Sektor Bisa Mudah Diakses

Pemkab Batang genjot pembangunan jalan di sejumlah daerah yang berada di pelosok desa untuk memperlancar akses pendidikan, kesehatan, perekonomian.

Tahun Ini Pemkab Batang Fokus Perbaiki Jalan Pedesaan, Endro: Agar Tiga Sektor Bisa Mudah Diakses
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kasi Pemeliharaan dan Pengawasan Bidang Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemkab Batang genjot pembangunan jalan di sejumlah daerah yang berada di pelosok desa.

Hal tersebut dilakukan untuk memperlancar akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Setelah membangun jalan penghubung Batang-Dieng melalui Kecamatan Blado.

Kini Pemkab menyasar pembangunan Batang-Dieng melalui Kecamatan Bawang.

Adapun untuk pengerasan jalan tersebut, Pemkab menganggarkan Rp 9,3 miliar.

Dijelaskan Endro Suryono, Kasi Pemeliharaan dan Pengawasan Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, pekerjaan yang sudah dilaksanakan dari Desa Bintoro Mulyo menuju Rejosari sejak 20 Mei 2019.

“Pemkab fokus untuk membangun akses pendidikan, perekonomian serta kesehatan melalui perbaikan jalan. Untuk tahap pertama, ada 2,8 kilometer yang kini progresnya sudah 7,2 persen,” tuturnya, saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Senin (8/7/2019).

Adapun dalam pembangunan jalan tembus Dieng melalui Kecamatan Bawang, Pemkab menganggarkan sekitar Rp 6,7 miliar.

“Pembangunan kali ini merupakan pembangunan lanjutan dimana sebelumnya pembangunan jalan beton sudah dilakukan sepanjang 6,8 kilometer,” paparnya.

Ia menargetkan, 20 November 2019 mendatang jalan selebar 5,5 meter, yang menggunakan beton kategori FS45 berstandar jalan nasional itu rampung dikerjakan.

“FS45 merupakan beton standar jalan nasional, ketebalan 20 sentimeter. Pembangunan juga sudah kami koordinasikan bersama kementerian beberapa waktu lalu,” ujar Endro.

Selain jalan tersebut, dijelaskannya, pengerasan jalan menuju SMP Negeri 4 Bawang yang ada di Desa Rejosari juga akan dilakukan.

“Untuk akses pendidikan, jalan menuju SMP Negeri 4 Bawang yang berada di perbatasan Batang-Banjarnegara juga akan dikerjakan. Kami anggarkan Rp 2,6 miliar untuk pengerjaan jalan beton sepanjang 2,4 kilometer. Kemungkinan tahun ini bisa dikerjakan 1,5 kilometer, sisanya akan dikerjakan secara bertahap,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pembangunan di daerah perbatasan terkendala karena medan dan cuaca yang tidak menentu.

“Mobil pengangkut cor harus dikurangi kapasitasnya, yang biasanya mampu 7 kubik, menjadi 4,5 kubik. Hal tersebut dikarenakan kondisi medan penuh tanjakan,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved