BMKG Tutup Sekolah Lapang Iklim Tahap 3 di Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung‎

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama stakeholder terkait menutup Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahap 3 di Kabupaten Temanggung.

BMKG Tutup Sekolah Lapang Iklim Tahap 3 di Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung‎
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Kepala BMKG Pusat, Anggota Komisi V DPR RI?, dan stakeholder lain, memanen padi hasil SLI tahap 3, di Desa Tegalsari, Kecamatan Kedu, Temanggung, Selasa (9/7/2019). 

Di antaranya berupa belalang, walang sangit, blast, jamur, ulat daun, penggerek batang, wereng hijau, tikus dan burung emprit.

Dari beberapa hama penyakit itu, menurut dia, hampir semua bisa teratasi sesuai arahan PPL dan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT).

Diakui, beberapa hama menggunakan perlakuan khusus dalam pengendaliannya.

‎Misalnya, hama tikus dengan pemasangan Trap Barrier System (TBS) berupa mulsa plastik yang dilengkapi perangkap. Hama burung emprit dengan menggunakan jaring.

"Kerusakan terbesar diakibatkan oleh hama burung yang menyebabkan kerusakan kehilangan bulir padi hampir 10 persen," urai mantan Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini.

‎Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota Komisi V DPR RI, Sudjadi; Bupati Temanggung, M Al Khadziq; perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah (Fokropimda).

Serta, peserta SLI tahap 3, dan juga para undangan lainnya. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved